Alkes Pintar Berbasis Internet Banyak Dipakai di RS, Terbukti Efektif?
Menurut Yudha, teknologi tersebut membantu rumah sakit mempercepat layanan dan mengurangi risiko kesalahan administrasi maupun medis.
"Perangkat medis pintar memungkinkan rumah sakit bekerja lebih efektif karena data dapat dipantau secara terintegrasi," ujar Yudha.
Tak hanya itu, penggunaan teknologi digital juga dinilai membantu efisiensi operasional rumah sakit, termasuk dalam pengelolaan alat kesehatan dan pemantauan kebutuhan pasien.
Saat ini, transformasi teknologi kesehatan disebut menjadi kebutuhan penting bagi rumah sakit di Indonesia, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan medis yang cepat, aman, dan modern.
Dengan jumlah rumah sakit di Jawa Timur yang mencapai lebih dari 400 fasilitas kesehatan, penerapan teknologi kesehatan digital diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.
Untuk mengetahui perkembangan teknologi alkes, Anda bisa melihatnya di acara Surabaya Hospital Expo ke-20 yang akan digelar di Exhibition Hall, Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur, pada 19 – 21 Mei 2026. Pameran industri kesehatan ini diselenggarakan paralel dengan seminar dan workshop Perumahsakitan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Jawa Timur ke-20.
Penyelenggaraan rangkaian Surabaya Hospital Expo juga kembali dilengkapi Pameran Layanan Kesehatan yang akan diadakan pada tanggal 19 – 24 Mei 2026 di Main Atrium – Grand City Mall, Surabaya Jawa Timur, yang akan diikuti oleh RSUP Surabaya (RS Kemenkes Surabaya), RS Mawaddah Medika, RS Mata Masyarakat Jawa Timur, RSUD dr. Mohamad Soewandhie Kota Surabaya, RSUD dr. Soetomo, Waron Hospital, RS Ubaya, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, BAMUTU RS (Badan Akreditasi Mutu Rumah Sakit).
Editor: Muhammad Sukardi