Awas, Serial Game of Thrones Digunakan untuk Mendistribusikan Malware

Dini Listiyani ยท Minggu, 07 April 2019 - 08:45 WIB
Awas, Serial Game of Thrones Digunakan untuk Mendistribusikan Malware

Awas, serial Game of Thrones digunakan untuk mendistribusikan malware (Foto: HBO)

JAKARTA, iNews.id - Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan celah sekecil apa pun untuk bisa mendapatkan keuntungan. Cara baru yang digunakan mereka adalah mendistribusikan malware melalui episode baru serial TV.

Para peneliti Kaspersky Lab menemukan pelaku kejahatan siber mendistribusikan malware melalui episode baru serial TV populer seperti Game of Thrones, The Walking Dead, dan Arrow. Temuannya itu dipublikasikan dalam laporan terbaru berjudul 'Game of Threats: Bagaimana pelaju kejahatan siber menggunakan serial TV populer untuk menyebarkan malware.'

Serial TV merupakan salah satu jenis hiburan yang paling populer dan universal. Tapi, dengan meningkatnya torrent, streaming online, dan metode distribusi digital lainnya, serial TV ini sering mengalami pelanggaran hak cipta.

Di banyak daerah, program serial tersebut sekarang bisa dikonsumsi melalui saluran ilegal seperti pelacak torrent dan platform streaming ilegal. Tak seperti sumber resmi, pelacak torrent dan file yang dihosting bisa mengirimkan file layaknya seperti episode serial TV kepada para pengguna.

Padahal, file yang dikirim tersebut sebenarnya malware yang menggunakan nama mirip. Melihat betapa mudahnya serial TV diunduh dari sumber daya ilegal yang bisa diganti dengan versi pembawa malware, peneliti Kaspersky lab melihat lebih dekat file yang dikompromikan, termasuk keluaran 2017 dan 2018.

Dalam ketarangan yang diterima iNews.id, Minggu (7/4/2019), Kaspersky menyebutkan, serial TV yang menempati urutan atas pada 2017 dan 2018 adalah Game of Throne (GOT). Pada 2018, GOT menyumbang 17 persen dari semua konten bajakan yang terinfeksi, dengan 20.934 pengguna yang terkena serangan.

Di belakangnya diikuti oleh The Walking Dead, dengan 18.794 pengguna yang terkena serangan. Sedangkan di posisi ketiga ada Arrow yang berpengaruh terhadap 12.163.

Dalam setiap kasus yang diamati, distributor malware memilih untuk episode pertama dan terakhir dari setiap musim. Dan, episode peluncuran merupakan yang paling aktif digunakan. Misalnya, episode Game of Throne's 'The Winter is coming' di Season 1.

"Kita bisa melihat dengan jelas distributor malware mengeksploitasi serial TV yang sangat diminati pada situs web bajakan. Episode pertama dan terakhir yang menarik perhatian sebagian besar penonton cenderung berisiko besar melakukan serangan spoofing berbahaya," kata peneliti keamanan di Kaspersky Lab Anton V. Ivanov.

Tips untuk Menghindarinya
Mengingat pelaku kejahatan siber semakin merajalela, ada tips yang perlu dilakukan agar tidak terkena serangan. Pertama, gunakan layanan resmi dengan reputasi terbaik untuk memproduksi dan mendistribusikan konten TV.

Selanjutnya, perhatikan ekstensi file yang diunduh. Bahkan, jika Anda akan mengunduh episode serial TV dari sumber yang Anda anggap terpercaya dan sah, file harus memiliki ekstensi .avi, .mkv, .mp4 atau lainnya, tapi bukan .exe.

Jangan lupa untuk memberikan perhatian ekstra pada keaslian situs web. Periksa apakah situs web asli dengan memeriksa ulang format URL atau ejaan nama perusahaan, sebelum memulai unduhan.

Selain itu, Anda juga jangan sekali-kali mengklik tautan yang mencurigakan seperti menjanjikan untuk menonton episode baru lebih awal. Periksa jadwal serial TV dan memantaunya dengan baik. Terakhir, jangan lupa menggunakan solusi keamanan andal untuk perlindungan komprehensif dari berbagai ancaman.

Editor : Dini Listiyani