Bangun Kota Pintar, Jakarta Kembangkan Teknologi AI
Pendiri AI3, Sony Subrata, menilai bahwa kolaborasi ini menjadi bukti kesiapan Jakarta menghadapi era digital. AI3 sebagai lembaga think-tank independen menaruh perhatian serius terhadap peran AI dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.
"Kami di AI3 sebagai lembaga think-tank non-profit yang melakukan advokasi mengenai pentingnya peran AI dalam berbagai lembaga pemerintah, menyaksikan secara langsung komitmen dan kesiapan dari Pemprov Jakarta di bidang teknologi baru ini," kata Sony Subrata.Dia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif langsung dari Gubernur Jakarta.
"AI tidak bisa didelegasikan hanya kepada staff IT atau hanya menjadi tanggungjawab tim di pusdatin, tetapi AI harus dimulai dan dipimpin langsung dari level teratas. Karena AI adalah teknologi baru yang sangat transformatif untuk seluruh aspek organisasi dan untuk meningkatkan layanan publik secara menyeluruh," ujar Sony Subrata.
Diskusi ini juga melibatkan sesi partisipatif yang membagi peserta ke dalam tiga kelompok: warga, ASN, dan pelaku usaha. Masing-masing merumuskan dua solusi berbasis AI untuk menjawab tantangan nyata di lapangan.
"Kami yakin, penerapan AI di Jakarta akan meningkatkan produktifitas seluruh staff di kantor Pemprov, meningkatkan efisiensi organisasi secara keseluruhan, termasuk memunculkan berbagai gagasan baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Potensi implementasi dan manfaat AI di lembaga pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sangat luar biasa," kata Sony Subrata.
Sebagai catatan, AI3 merupakan platform kolaboratif yang mempertemukan pakar AI, akademisi, konsultan, dan pengambil kebijakan guna merancang solusi kecerdasan buatan yang dapat mendongkrak efisiensi serta mendorong pertumbuhan di sektor publik maupun swasta.
Dengan roadmap yang mulai digodok secara matang, Jakarta membuka peluang besar untuk menjadi kota percontohan dalam penerapan AI di level pemerintahan daerah.
Editor: Dani M Dahwilani