Berantas Kecurangan, Niantic Ubah Kebijakan di Game Pokemon Go dan Harry Potter

Dini Listiyani ยท Jumat, 16 Agustus 2019 - 15:48 WIB
Berantas Kecurangan, Niantic Ubah Kebijakan di Game Pokemon Go dan Harry Potter

Game Pokemon Go (Foto: Niantic)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Niantic, perusahaan di belakang Pokemon Go dan Harry Potter: Wizards Unite meluncurkan beberapa policy update penting. Tujuannya untuk membuat lingkungan di kedua game sesehat mungkin.

Dalam sebuah unggahan blog, Niantic menguraikan rencananya untuk mempertahankan lingkungan yang menyenangkan dan adil dalam game-gamenya, termasuk mencegah cheaters dan menarik dukungan perangkat yang di-jailbroken.

Dikutip MSPower, Jumat (16/8/2019), pertama, Niantic memperluas kebijakan Three Strikes Discipline Policy dari Pokemon Go ke game lainnya, termasuk Harry Potter: Wizards Unite. Kebijakan Three Strikes cukup mudah dan jelas.

Siapa pun yang ditemukan melanggar Niantic’s Terms of Service akan menerima hingga tiga kali teguran, dengan setiap strike disertai penangguhan sementara. Jika seseorang terus melanggar aturan game, akun mereka akan diberhentikan secara permanen. Namun, bila pelanggaran pertama cukup parah, akun dapat langsung dihentikan.

Di samping itu, Niantic juga mengatakan pihaknya meningkatkan deteksi perangkat yang di-root atau jailbroken. Upaya ini untuk menghentikan player curang di dalam game atau memainkan aplikasi Niantic versi dimodifikasi. Studio game mengatakan, semua gamenya akan gagal berjalan pada perangkat apa pun yang sudah di-root.

Dengan begitu, pemain yang mempunyai perangkat yang sudah di-jailbroken akan mendapati device mereka tidak dapat menjalankan game Niantic. Dalam upaya mencegah kecurangan, Niantic juga telah memblokir lebih dari 500 ribu akun yang ditemukan menggunakan cara curang di Pokemon Go dan Harry Potter: Wizards Unite.

Seperti diketahui, sebanyak 22 ribu akun Ingress telah diblokir, setelah ditemukan dukungan dan partisipasi dalam perdagangan ilegal item dalam game. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengecek unggahan blog resmi Niantic.


Editor : Dini Listiyani