Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Microsoft Pecat 2 Pegawai gara-gara Desak Putuskan Hubungan Perusahaan dengan Israel
Advertisement . Scroll to see content

CEO Microsoft Satya Nadella Menyesal Menyerah pada Mobile Phone: Salah Satu Keputusan Tersulit

Rabu, 25 Oktober 2023 - 11:05:00 WIB
CEO Microsoft Satya Nadella Menyesal Menyerah pada Mobile Phone: Salah Satu Keputusan Tersulit
CEO Microsoft Satya Nadella Menyesal Menyerah pada Mobile Phone (Foto: Microsoft)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - CEO Microsoft Satya Nadella mengakui perusahaannya melakukan beberapa kesalahan mobile serius. Nadella menjadi CEO ketiga software yang mengakui kesalahan itu. 

Dalam sebuah interview, Nadella mengakui keluarnya Microsoft dari bisnis mobile phone sebenarnya bisa ditangani dengan lebih baik. Dia pun menjelaskan kesalahan strategis atau keputusan salah yang disesalinya.

"Keputusan yang menurut saya dibicarakan banyak orang, dan salah satu keputusan tersulit yang saya buat ketika menjadi CEO adalah keluarnya kami dari apa yang saya sebut sebagai mobile phone seperti yang didefinisikan pada saat itu. Kalau dipikir-pikir lagi, saya pikir mungkin ada cara untuk mewujudkannya dengan menciptakan kembali kategori komputasi antara PC, tablet, dan ponsel," ujarnya. 

Microsoft akhirnya mengkonfirmasi Windows Phone telah mati beberapa tahun setelah penghapusan bisnis ponsel Nokia. Microsoft telah meluncurkan ponsel Surface Duo dan Surface Duo 2 yang didukung Android, tapi tanpa adanya penerus dan kurangnya pembaruan perangkat lunak, tidak jelas bagaimana masa depan Surface Duo.

Nadella sekarang menjadi CEO ketiga yang mengakui kesalahan mobile perusahaan. Co-founder dan mantan CEO Microsoft Bill Gates mengatakan kesalahan terbesarnya Microsoft kalah dari Android, sebagaimana dikutip dari The Verge. 

Google mengakuisisi Android pada 2005 dengan harga 50 juta dolar AS. Mantan CEO Eric Schmidt mengakui pada 2012, fokus awal Google adalah mengalahkan upaya awal Microsoft Windows Mobile.

Mantan CEO Microsoft Steve Ballmer juga dianggap lamban dalam menanggapi ancaman Android dan iPhone, memfokuskan upaya perusahaan pada Windows Mobile sambil menertawakan iPhone. Dia menyebutnya sebagai ponsel termahal di dunia dan tidak menarik bagi pelanggan bisnis karena tidak memiliki keyboard.

Ballmer mengakui pada 2013 dia menyesal tidak fokus pada telepon lebih awal. “Saya menyesal ada suatu periode di awal 2000an ketika kami begitu fokus pada apa yang harus kami lakukan di Windows [Vista] sehingga kami tidak dapat memindahkan talenta ke perangkat baru yang disebut telepon. Itu adalah hal yang paling saya sesali," ujarnya.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut