Direkomendasikan Elon Musk, Signal Ancam Eksistensi WhatsApp

Fikri Kurniawan · Selasa, 12 Januari 2021 - 18:11:00 WIB
Direkomendasikan Elon Musk, Signal Ancam Eksistensi WhatsApp
Aplikasi Signal (Foto: Signal)

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk mengajak penggunanya menggunakan Signal. Rekomendasi Musk itu muncul di tengah-tengah WhatsApp mengeluarkan aturan privasi baru.

Elon Musk dengan cueknya menyarankan aplikasi kirim pesan yang terenkripsi dan dianggap lebih aman, Signal. Orang-orang kemudian berbondong-bondong mengunduhnya di App Store dan Play Store, mengikuti saran pendiri Tesla dan SpaceX itu.

Seperti diketahui, Musk pernah mencuitkan dua kata di akun Twitter pribadinya, "Gunakan Signal". Cuitan itu kemudian memicu pengunduhan Signal sebagai alternatif dari WhatsApp.

Melansir dari Mashable, Selasa (12/1/2021), berdasarkan data analis aplikasi, Apptopia, pada hari yang sama setelah Musk mencuitkan saran tersebut, ada sebanyak 63.345 unduhan aplikasi Signal di seluruh dunia.

Sehari sebelumnya, jumlah unduhan di iOS dan Android sudah mencapai 45.086 unduhan. Kemudian sehari setelah cuitan Musk, jumlah pengunduh Signal meningkat menjadi sekitar 90.000 unduhan.

Rekor meningkatnya pengunduh tertinggi Signal juga pernah terjadi pada 1 Juni 2020 lalu, di tengah protes Black Lives Matter. Sepanjang akhir pekan kemarin, Signal menempati posisi pertama di daftar aplikasi yang diunduh melalui App Store. Sementara di Play Store, Signal menempati posisi ke-7 terbesar.

Signal memiliki banyak perbedaan dibandingkan aplikasi serupa pendahulunya, seperti WhatsApp dan Telegram. Misalnya, ketika membuat akun baru, Signal hanya meminta nomor telepon pengguna, setelah itu Signal tak memiliki info apapun terkait data penggunanya.

Mengutip dari The Next Web, Signal juga hanya mengirimkan nomor yang dipotong secara kriptografis saat melakukan pencarian. Sementara nama atau informasi lain, tidak ditransmisi maupun tersimpan di dalam server aplikasi.

Editor : Dini Listiyani