Facebook Akan Kembalikan Messenger ke Aplikasi Utama

Dini Listiyani ยท Sabtu, 13 April 2019 - 10:19 WIB
Facebook Akan Kembalikan Messenger ke Aplikasi Utama

Facebook akan kembalikan Messenger ke aplikasi utama (Foto: The Verge)

MENLO PARK, iNews.id - Facebook berencana untuk menggabungkan layanan Messenger-nya kembali ke aplikasi media sosial utama. Fitur saat ini dalam pengujian Facebook.

Kembalinya Messenger ke aplikasi utama Facebook ditemukan oleh peneliti aplikasi Jane Manchun Wong. Perubahan nantinya membawa Anda ke bagian 'Chat' baru bukannya membuka aplikasi Messenger yang terpisah.

Dalam tweet tindak lanjut yang dilaporkan The Verge, Sabtu (13/4/2019), Wong mencatat bagian Chat hanya berisi pilihan terbatas fitur Messenger. Meskipun bisa menggunakannya untuk mengirim dan menerima pesan, Anda masih harus membuka aplikasi Messenger mandiri untuk melakukan panggilan, mengirim foto, atau reaksi pesan.

Sebagai bagian dari rencana integrasi perpesanannya, Facebook dilaporkan berniat untuk melanjutkan aplikasi individual masing-masing layanan. Wong berspekulasi hal yag sama berlaku bagi Messenger yang diyakini akan disimpan untuk melayani audiens yang berbeda dari aplikasi utama Facebook.

Screenshot fungsionalitas Wong menunjukkan desain ulang putih yang diusulkan Facebook untuk aplikasi yang pertama kali terlihat pada awal Januari. Interface ini sangat mirip dengan desain ulang putih Facebook Messenger yang tersedia secara luas awal tahun ini. Sayangnya, tidak diketahui kapan integrasi atau interface Messaging baru tersedia.

"Kami sedang menguji cara untuk meningkatkan pengalaman pengiriman pesan untuk orang-orang di dalam aplikasi Facebook. Messenger tetap menjadi aplikasi perpesanan kaya fitur dan mandiri dengan lebih dari satu miliar orang menggunakannya setiap bulan untuk terhubung dengan orang-orang dan bisnis yang paling mereka pedulikan. Kami tidak memiliki detail tambahan untuk dibagikan saat ini," kata juru bicara Facebook.

Messenger pertama kali dirilis sebagai aplikasi mandiri pada 2011. Kemudian, pada 2014 Facebook menghapus fungsinya dari aplikasi eponymous.


Editor : Dini Listiyani