Hacker Manfaatkan Peta Pelacak Virus Korona untuk Jebak Korban dengan Malware

Dini Listiyani ยท Jumat, 13 Maret 2020 - 14:30 WIB
Hacker Manfaatkan Peta Pelacak Virus Korona untuk Jebak Korban dengan Malware

Peta pelacakan virus korona (Foto: Ubergizmo)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Wabah virus korona telah dinyatakan sebagai pandemik oleh World Health Organization (WHO). Hacker, tampaknya mengambil keuntungan dari situasi dunia seperti sekarang ini.

Penduduk dunia dapat melacak dampak virus korona dari website atau online dashboard. Ironisnya, hacker berpotensi untuk membuat kloning dari website asli atau berbeda yang mengklaim sebagai sumber nyata.

Sebagaimana Ubergizmo, Jumat (13/3/2020), Anda mungkin masih bisa mendapatkan informasi yang benar dari website palsu. Namun, website tidak resmi kemungkinan meminta Anda menginstal aplikasi tertentu.

Bahkan, website tidak resmi juga bisa mengumpulkan informasi pribadi pengguna dengan cara apa pun. Beberapa website yang dilaporkan mendorong pengguna untuk menginstal aplikasi jahat di Windows berpotensi membayakan sistem.

Lantas bagaimana agar tidak menjadi korban website tidak resmi? Cara terbaiknya menjauh dari website tidak resmi adalah dengan melihat URL di address bar browser.

Jika URL memiliki arcgis.com sebagai nama domain, Anda berada di tempat yang tepat. Untuk referensi, Anda dapat menandai website sumber asli.

Jika sesuatu yang berbeda, itu adalah web berbasis komunitas baru atau website palsu yang dapat membahayakan sistem Anda. Untuk sekarang, TheNextWeb melaporkan ini secara khusus merupakan ancaman bagi komputer yang didukung Windows.

Editor : Dini Listiyani