Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penemuan Tak Terduga! Madu Lebah Asli Indonesia Ini Mengandung Antikanker
Advertisement . Scroll to see content

Ketakutan Bisa Bikin Merinding, Begini Penjelasannya 

Rabu, 31 Agustus 2022 - 15:10:00 WIB
Ketakutan Bisa Bikin Merinding, Begini Penjelasannya 
Ketakutan Bisa Bikin Merinding, Begini Penjelasannya (Foto:Melanie Wasser/Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

"Untuk lebih memahami merinding, Anda harus memahami Anda memiliki dua otak - otak emosional dan otak berpikir - dan mereka merespons secara berbeda terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar Anda," katanya.

Otak emosional adalah yang utama. Seperti kelinci di hutan, ia terus-menerus mencari ancaman dan, ketika menemukannya, otak memicu reaksi fisiologis otomatis, yang dikenal sebagai respons melawan-atau-lari. Karena memicu respons bertahan hidup, otak emosional langsung aktif ketika merasakan bahaya, mengesampingkan otak yang berpikir.

Ketika berbicara tentang kejutan, Colver merujuk pada David Huron, penulis Sweet Anticipation: Music and the Psychology of Expectation: "Bagi otak emosional Anda, tidak ada kejutan yang menyenangkan."

"Jadi, ketika ada suara di lingkungan, termasuk suara musik, otak emosional tidak memprosesnya sebagai musik. Dia mendengar seseorang berteriak. Dia mendengar biola tinggi dalam frekuensi tertentu dan menganggapnya sebagai suara yang mengancam," ujar Colver.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut