Mengenal iOS, Sistem Operasi Apple Ternyata Didasari Mac OS X
Software berbasis pada Mac OS X (setelah 2016, macOS), yang telah digunakan Apple sejak 2001 untuk mendukung komputer Macintosh-nya. Pada gilirannya, iOS menjadi contoh bagi watchOS, tvOS, dan iPadOS, sistem yang masing-masing mendukung Apple Watch, Apple TV, dan iPad.
Pada 2022, iOS tetap menjadi OS seluler kedua yang paling banyak diinstal di dunia. iOS debut pada iPhone generasi pertama pada 2007. Kehadiran iOS menandai kemajuan signifikan pada teknologi multisentuh yang sudah ada, memungkinkan pengguna mengoperasikan komputer dengan tekanan kontak, seperti melalui stylus atau gerakan tangan.
Update sistem pada 2008, memungkinkan pengguna membeli aplikasi baru dari pengembang pihak ketiga, menjadikan iPhone tidak hanya sukses secara finansial tetapi juga salah satu produk konsumen baru yang paling signifikan di abad ke-21.
Ketika Apple Inc. mulai mengembangkan iPhone pada 2005, perusahaan tersebut telah memasarkan dan menjual iPod, pemutar media kompak dan Mac. Pengusaha Amerika sekaligus pendiri sekaligus CEO Apple Inc. Steve Jobs dihadapkan pada keputusan mencapai fungsionalitas yang diinginkan produk baru tersebut dengan meningkatkan OS iPod atau mengurangi Mac OS.
Daripada memilih secara langsung, Jobs menempatkan tim teknik yang bertanggung jawab atas setiap perangkat dalam persaingan satu sama lain. Tim di balik Mac OS X, yang dipimpin oleh Wakil Presiden Scott Forstall, memenangkan perlombaan tersebut dengan berhasil menjalankan Mac OS pada prototipe iPhone.