Menkominfo Imbau Masyarakat Tak Akses Situs Ilegal

Okezone ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 14:32 WIB
 Menkominfo Imbau Masyarakat Tak Akses Situs Ilegal

Menkominfo Johnny G. Plate (Foto: Kominfo)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Indonesia saat ini sedang menjalani kebijakan social distancing guna menghentikan penyebaran virus corona. Karena masyarakat banyak menghabiskan waktu di rumah, Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) Johnny G. Plate mengimbau masyarakat untuk bijak berinternet.

Menkominfo Johnny meminta masyarakat agar tidak mengakses situs-situs ilegal. Johnny meminta agar ruang digital dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses situs legal saja.

"Bagi semua yang menggunakan ruang digital kita secara ilegal, termasuk film-film yang ilegal, maka dengan segala hormat kami meminta untuk jangan itu digunakan, jangan lagi," kata Johnnya dalam konferensi pers online di Jakarta.

Lebih lanjut, Johnny menambahkan penggunaan internet secara ilegal mampu berdampak pada keseluruhan trafik dan menyedot bandwidth yang dibutuhkan. Mengingat, selama social distancing penggunaan data pun meningkat.

"Demand (permintaan internet) itu semakin besar maka supply dari bandwith juga terbatas. Jangan sampai karena penggunaan tidak dibutuhkan lalu trafiknya nanti membuat crash seluruh sistem," jelas Johnny.

Seperti diketahui, pemerintah telah meminta masyarakat untuk melakukan social distancing dibanding mengkarantina wilayah atau lockdown. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentu memiliki alasan sendiri tidak memberlakukan lockdown.

"Kemudian kenapa ada yang bertanya kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan? Perlu saya sampaikan setiap negara memiliki karakter, budaya, kedisplinan yang berbeda-beda, oleh itu kita tidak memilih jalan itu," katanya.

Menurut dia, apa yang cocok diterapkan di Indonesia adalah menjaga jarak fisik antar-individu masyarakat alias physical distancing. "Jadi yang paling pas di negara kita physical distancing menjaga jarak aman. Kalau hal itu bisa kita lakukan, saya yakin kita bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini," ujarnya.


Editor : Dini Listiyani