NASA Gandeng P&G untuk Bikin Deterjen Khusus di Luar Angkasa

Dini Listiyani · Kamis, 24 Juni 2021 - 11:47:00 WIB
NASA Gandeng P&G untuk Bikin Deterjen Khusus di Luar Angkasa
NASA Gandeng P&G untuk Bikin Deterjen Khusus di Luar Angkasa (Foto: Unsplash)

CALIFORNIA, iNews.id - Manusia telah hidup di luar angkasa selama bertahun-tahun. Tapi butuh penelitian dan perencanaan tanpa akhir untuk benar-benar hidup nyaman di luar angkasa. 

Para ilmuwan belum memecahkan setiap masalah yang diperlukan untuk membuat hidup di luar angkasa dalam jangka waktu yang lama nyaman bagi astronot dan terjangkau untuk pemerintah serta perusahaan yang membayarnya. 

Salah satu masalah terbesar yang dihadapi astronot di luar angkasa adalah mencuci pakaian. Di luar angkasa, astronot tidak mencuci pakaian mereka. Mereka memakai kemeja dan celana serta kaus kaki beberapa kali sampai regulasi mengatakan, mereka perlu diganti dengan yang baru.

Pakaian kotor yang mereka kenakan pun dikirim kembali ke Bumi. Para astronot menerima pakaian baru setiap perjalanan pasokan, yang menantang untuk perencanaan misi yang lebih lama. 

Alasan utama astronot tidak mencuci pakaian mereka di luar angkasa adalah pasokan air. International Space Station (ISS) mendaur ulang semua airnya, dan mencuci pakaian bukan bagian dari anggaran air.

Namun pakaian astronot menjadi kotor. Penghuni stasiun luar angkasa perlu berolahraga dua jam setiap hari untuk melawan efek tanpa bobot pada otot dan tulang. Mereka kemudian berkeringat di pakaian mereka. Sebagian air direklamasi melalui penguapan, tapi pakaian akan menjadi bau dan kaku. Seorang astronot harus mengganti T-shirt, celana pendek, dan kaus kaki seminggu sekali.

Seorang astronot akan membutuhkan 150 pon (68 kg) pakaian di luar angkasa setiap tahun. Itu adalah ruang di kargo roket yang bisa digunakan untuk persediaan lain jika astronot bisa mencuci pakaian mereka. itu adalah pakaian yang dibuang kembali ke kargo terbakar di atmosfer saat masuk kembali, jadi pakaian bahkan tidak akan digunakan kembali dalam misi mendatang.

Masalahnya bahkan lebih serius ketika datang ke misi yang lebih lama di luar angkasa seperti yang direncanakan NASA dan lainnya untuk Mars dan bulan. Salah satu solusinya adalah menggunakan pakaian antimikroba untuk memperpanjang keausan barang, tapi itu bukan perbaikan permanen. 

Editor : Dini Listiyani

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: