Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Advertisement . Scroll to see content

Pavel Durov Ditangkap di Prancis, Telegram: Tidak Masuk Akal!

Senin, 26 Agustus 2024 - 09:07:00 WIB
Pavel Durov Ditangkap di Prancis, Telegram: Tidak Masuk Akal!
Telegram (Foto: unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - CEO TelegramPavel Durov ditahan di Prancis pada Sabtu (24/8/2024). Durov dituduh di bandara di utara Paris atas pelanggaran terkait aplikasinya. 

Penyelidikan dilaporkan terkait dengan kurangnya moderasi. Durov dituduh gagal mengambil langkah-langkah untuk mengekang penggunaan Telegram secara kriminal. 

Telegram dituduh gagal bekerja sama dengan penegak hukum terkait perdagangan narkoba, konten seksual anak, dan penipuan. Atas tuduhan itu, aplikasi pun angkat bicara. 

Telegram mengatakan dalam sebuah pernyataan, moderasinya sesuai dengan standar industri dan terus ditingkatkan. Telegram penangkapan itu tidak masuk akal. 

"Tidak masuk akal mengklaim suatu platform atau pemiliknya bertanggung jawab atas penyalahgunaan platform tersebut," kata aplikasi tersebut. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut