PlayStation Hentikan Iklan di Facebook dan Instagram hingga Akhir Juli

Dini Listiyani ยท Jumat, 03 Juli 2020 - 11:05:00 WIB
PlayStation Hentikan Iklan di Facebook dan Instagram hingga Akhir Juli
PlayStation 4 (Foto: Sony)

TOKYO, iNews.id - PlayStation bergabung dengan perusahaan lain berhenti menjalankan iklan di Facebook dan Instagram. Tindakan PlayStation untuk memprotes cara Facebook menangani hate speech dan konten kebencian lainnya.

"Untuk mendukung kampanye #StopHateForProfit, kami telah menangguhkan aktivitas Facebook dan Instagram kami secara global, termasuk iklan dan konten tidak berbayar hingga akhir Juli," kata PlayStation dalam pernyataan kepada GamesIndustry.biz.

Boikot #StopHateForProfit sekarang memiliki lebih dari 300 peserta dan organisasinya juga menyerukan ekspansi internasional. Pada titik ini, Facebook hanya memiliki sedikit respons terhadap boikot iklan yang sedang berlangsung, sebagaimana dikutip dari Engadget, Jumat (3/7/2020).

Seorang VP Facebook dilaporkan mengatakan kepada pengiklan, perusahaan tidak melakukan perubahan kebijakan karena tekanan pendapatan. Terlepas dari itu, praktik kampanye ini tidak bagus untuk Facebook.

Mengingat, perusahaan terus berjuang dengan citra publiknya. Pekan lalu, Facebook mengumumkan akan menambahkan peringatan pada postingan dari politisi yang melanggar aturan. Selain itu, perusahaan jejaring sosial ini juga akan menindak akun yang terkait dengan gerakan 'boogaloo.'

Untuk diketahui, boikot iklan yang dijalankan merek-merek terkenal rupanya berdampak pada CEO Facebook Mark Zuckerberg. Aksi boikot iklan itu direspons negatif investor Facebook.

Pada perdagangan Jumat (26/6/2020), harga saham Facebook anjlok 8,3 persen, terburuk dalam tiga bulan terakhir. Penurunan harga saham itu membuat nilai kapitalisasi pasar Facebook hilang 56 miliar dolar AS.

Kekayaan Founder & CEO Facebook, Mark Zuckerberg juga turun 7 miliar dolar AS atau hampir Rp100 triliun dalam sehari. Imbasnya, posisi Zuckerberg sebagai orang terkaya ketiga di dunia digeser oleh Bernard Arnault.

Editor : Dini Listiyani