Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertahanan Siber Masih Lemah, Indonesia Gandeng Hungaria Analisis Serangan Malware
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Aplikasi Jahat Intai Pemain Minecraft

Selasa, 01 Desember 2020 - 20:11:00 WIB
Puluhan Aplikasi Jahat Intai Pemain Minecraft
Puluhan Aplikasi Jahat Intai Pemain Minecraft (Foto: Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

STOCKHOLM, iNews.id - Minecraft adalah salah satu game favorit untuk dimainkan. Karena popularitasnya, game Minecraft tidak luput dari serangan kejahatan hacker.

Kali ini, perusahaan keamanan siber, Kaspersky Labs, menemukan malware yang menyusup dan mengancam pemain Minecraft melalui smartphone. Ada lebih dari 20 aplikasi jahat di Android, yang menyaru sebagai modpack Minecraft.

Google tampaknya tidak tinggal diam. Sebagian besar aplikasi palsu di Play Store sudah diberantas, meski masih ada beberapa aplikasi jahat yang tetap bertahan.

Bahkan, melansir dari PCMag, Selasa (1/12/2020), aplikasi tipuan yang berpura-pura menjadi modpacks Minecraft itu sudah cukup populer. Jumlah unduhannya bervariatif, mulai dari 500 ribu hingga 1 juta pengunduh.

Lima aplikasi jahat itu di antaranya adalah Zone Modding Minecraft, Textures for Minecraft ACPE, Seeded for Minecraft ACPE, Mods for Minecraft ACPE, dan Darcy Minecraft Mod. Tetapi setelah di-install, tidak ada mod yang terpasang di perangkat.

Aplikasi-aplikasi tipuan itu hanya akan terbuka sekali, dan membuat korbannya kehilangan kesabaran dan menutup aplikasi. Setelah ditutup, ikon aplikasi itu akan menghilang dan membuat pengguna kesulitan menghapusnya dari ponsel.

Tapi karena sebagian besar pemain Minecraft adalah remaja dan anak-anak, kemungkinan tidak akan mencari cara untuk menghapusnya. Padahal, meski ikonnya menghilang, aplikasi jahat itu masih terpasang di ponsel.

Cara kejahatannya adalah dengan menampilkan iklan setiap beberapa menit. Selain itu, aplikasi ini juga bisa membuka peramban, Google Play, Facebook, dan memutar video YouTube.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut