Putus Rantai Covid-19, Inggris Rangkul Google dan Apple Gunakan Aplikasi Contact Tracing

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 12 April 2020 - 21:13 WIB
Putus Rantai Covid-19, Inggris Rangkul Google dan Apple Gunakan Aplikasi Contact Tracing

Lembaga kesehatan Inggris, National Health Service (NHS) akan memanfaatkan aplikasi telepon seluler Google dan Apple dalam memutus rantai penularan Covid-19. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Lembaga kesehatan Inggris, National Health Service (NHS) akan memanfaatkan aplikasi telepon seluler Google dan Apple dalam memutus rantai penularan virus corona (Covid-19). Inggris berharap kerja sama ini akan membantu memerangi penyebaran wabah.

Dilansir dari Reuters, Minggu (12/4/2020), sistem akan menggunakan teknologi Bluetooth untuk memperingatkan mereka yang memiliki aplikasi jika berada dalam jarak dekat dengan seseorang yang telah dites positif Covid-19.

Sebelumnya, Apple dan Google sepakat bekerja sama memerangi wabah virus corona (Covid-19). Kedua raksasa teknologi Amerika Serikat tersebut berkolaborasi membuat contact tracing Covid-19.

Google dan Apple bersaing dalam segi produk. Namun, dalam memberantas pandemi penyakit yang telah melanda dunia, mereka memutuskan untuk bersama-sama memeranginya.

Dalam pengumuman bersama yang diunggah blog Google, Apple dan perusahaan yang dipimpin Sundar Pichai ini bekerja sama membangun contact tracing Covid-19 ke iOS dan Android. Contact tracing pada dasarnya adalah teknik yang digunakan untuk membantu menemukan orang yang terinfeksi penyakit.

“Apple dan Google akan meluncurkan solusi komprehensif yang mencakup application programming interface (API) dan teknologi operating system-level untuk membantu contact tracing,” bunyi pengumuman yang dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (11/4/2020)

Lebih lanjut, pengumuman dalam blog juga menjelaskan karena kebutuhan mendesak, rencananya untuk mengimplementasikan solusi ini dalam dua langkah. Tak lupa, Google dan Apple juga memerhatikan privasi pengguna.

“Mengingat kebutuhan mendesak, rencananya adalah untuk mengimplementasikan solusi ini dalam dua langkah sambil mempertahankan perlindungan yang kuat terkait privasi pengguna,” ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani