Resmi Melebur, Yahoo Jepang dan Line Siap Bersaing dengan Perusahaan AS

Dini Listiyani ยท Selasa, 19 November 2019 - 10:55:00 WIB
Resmi Melebur, Yahoo Jepang dan Line Siap Bersaing dengan Perusahaan AS
Aplikasi Line (Foto: Line)

TOKYO, iNews.id - Yahoo Jepang dan penyedia aplikasi pesan Line telah mencapai kesepakatan untuk merger. Merger diharapkan dalam membuat mereka dapat lebih bersaing dengan rivalnya.

Perusahaan induk Yahoo Jepang, SoftBank dan Line, Naver, masing-masing memegang 50 persen dari perusahaan induk baru yang akan mengoperasikan Line dan Yahoo Jepang. Dengan penyatuan ini mereka berharap lebih baik dalam memposisikan portal pencarian Yahoo Jepang, aplikasi pesan Line, dan bisnis mereka yang lain untuk bersaing dengan rival dari Amerika Serikat dan China.

"Di pasar internet, perusahaan di luar negeri, terutama yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dan China, sangat dominan, dan bahkan ketika membandingkan ukuran operasi, saat ini terdapat perbedaan besar antara perusahaan di luar negeri tersebut dan negara Asia lainnya, selain China," kata SoftBank yang dikutip dari Tech Crunch, Selasa (19/11/2019).

Line adalah salah satu aplikasi perpesanan populer di Jepang, Taiwan, dan Thailand. Tapi, aplikasi ini harus berjuang mememangkan pesaingan di pasar lain padahal mereka telah menawarkan beragam layanan yang mencakup Line Pay, Line Taxi, dan Line Music.

Yahoo Jepang adalah salah satu mesin pencari terbesar di Negeri Sakura. Tapi, mereka harus bersaing dengan Google dan bisnis lainnya, termasuk e-commerce, untuk menghadapi saingan seperti Rakuten dan Alibaba.

Setelah bergabung, SoftBank dan Naver mengatakan kerja sama antara anak perusahaan mereka dan perusahaan portofolio investasi akan memungkinkannya membuat lebih banyak kemajuan dalam kecerdasan buatan (AI) dan bidang lainnya, termasuk pencarian, iklan, pembayaran, serta layanan keuangan.

CEO Z Holdings Kentaro Kewabe akan menjadi co-CEO bersama Takeshi Idezawa dari Line. Para pejabat perusahaan mengatakan dengan integrasi kedua perusahaan dengan basis pelanggan besar mereka di Jepang dan berinvestasi di bidang baru, mereka bertujuan untuk menjadi pemimpin global.

Editor : Dini Listiyani