Satelit Abadikan Dampak Serangan Rudal Iran ke Irak, Begini Penampakannya

Dini Listiyani ยท Jumat, 10 Januari 2020 - 18:17 WIB
 Satelit Abadikan Dampak Serangan Rudal Iran ke Irak, Begini Penampakannya

Dampak serangan Irak (Foto: Planet Labs Inc.)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Iran baru-baru ini menyerang Irak dengan rudal. Satelit yang dioperasikan oleh Planet, perusahaan di San Francisco telah mengambil foto pangkalan udara Irak al-Asad.

Diwartakan Space, Jumat (10/1/2020), gambar-gambar yang diambil lewat satelit Planet menunjukkan bangunan mana yang dirusak menjadi puing-puing. Perusahaan Planet terkenal dengan konstelasi Doves yang besar.

Dampak serangan rudal Iran ke al-Asad airbase (Foto: Planet Labs Inc.)
Dampak serangan rudal Iran ke al-Asad airbase (Foto: Planet Labs Inc.)

 

Tapi, menurut perwakilan Planet, citra al-Asad berasal dari SkySats. Perusahaan mengoperasikan 15 pesawat luar angkasa ini, yang masing-masing berukuran sekitar minifridge dan dapat memisahkan fitur sekecil 28 inci di permukaan Bumi.

Planet saat ini memiliki sekitar 120 Doves operasional di orbit, bersama dengan 15 SkySats dan lima pesawat RapidEye lainnya. Satelit ini menangkap foto untuk berbagai pelanggan dan kegunaan.

Salah satu kegunaan terkati foto satelit itu mencakup mengawasi program roket dan rudal dari negara-negara seperti Iran dan Korea Utara. Planet telah berhasil menyebarkan lebih dari 350 satelit ke orbit sejak pesawat pertamanya naik pada 2013.

Untuk diketahui, para pejabat Iran mengatakan serangan rudal yang dilancarkannya belum lama ini adalah pembalasan atas kematian jenderal tingkat tinggi Qasem Soleimani yang terbunuh oleh serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS).

Pangkalan udara al-Asad menampung pasukan Amerika, seperti halnya bandara Erbil, lokasi lainnya yang dihantam semalam oleh rudal Iran. Menurut Presiden Amerika Donal Trump, tidak ada orang Amerika dan Irak yang terbunuh atau terluka dalam serangan itu. Irak menerima peringatakan sebelumnya mengenai serangan itu dan meneruskan informasi ke AS.

Editor : Dini Listiyani