Skripsi Pakai AI, Apa Boleh? Dosen UNEJ Beri Penjelasannya
JAKARTA, iNews.id - Kecerdasan buatan (AI) kini bisa dimanfaatkan mahasiswa dalam berbagai tahapan penyusunan skripsi. Teknologi tersebut dapat membantu mencari informasi hingga memberikan gambaran awal ketika mahasiswa mengalami kebuntuan.
Lantas, apakah mahasiswa boleh menggunakan AI saat mengerjakan skripsi?
Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember (FKIP UNEJ), Randi Pratama Murtikusuma, mengatakan AI dapat digunakan sebagai salah satu sumber bantuan. Namun, mahasiswa tetap harus memahami penelitian yang dikerjakan dan mampu mempertanggungjawabkan penalarannya.
"Buku, jurnal, dosen pembimbing, dan kecerdasan buatan bisa membantu penyusunan skripsi. Tapi pemahaman dan penalarannya harus dari mahasiswa sendiri, karena di situlah letak pertanggungjawaban sebuah penelitian," kata Randi dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Menurut Randi, persoalan yang sering membuat mahasiswa tersendat justru muncul sebelum penulisan dimulai. Banyak mahasiswa sudah memiliki ide, tetapi belum mampu merumuskannya menjadi masalah penelitian yang jelas.
Karena itu, mahasiswa perlu menentukan arah penelitian terlebih dahulu. Langkah tersebut dapat dimulai dengan mengamati fenomena, kemudian mencari data atau bukti awal yang mendukung.