Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis
Advertisement . Scroll to see content

Twitch Sebut Video Penembakan di Jerman Dilihat 2.200 Sebelum Dihapus

Kamis, 10 Oktober 2019 - 10:41:00 WIB
Twitch Sebut Video Penembakan di Jerman Dilihat 2.200 Sebelum Dihapus
Pelaku penyerangan sinagog dan toko kebab Turki menyiarkan langsung aksinya di Twitch (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Setelah video dihapus, kami berbagi hash dengan konsorsium industri untuk membantu mencegah penyebaran konten ini. Kami menanggapi hal ini dengan sangat serius dan berkomitmen bekerja dengan rekan-rekan industri, penegak hukum, dan pihak terkait untuk melindungi komunitas kami," kata Twitch.

Dikutip dari New York Times, Kamis (10/10/2019), menurut laporan dari StreamElements, lebih banyak orang memilih menonton live streaming di Twitch dibanding platform digital lainnya, termasuk YouTube dan Facebook. Namun, platform tersebut tengah berjuang akibat konten yang tidak baik.

Tahun lalu, Twitch live stream dari gaming tournament di Jacksonville, Florida menangkap bagian dari penembakan di mana tiga orang, termasuk pria bersenjata itu, tewas. Pada Juni, Twitch menggugat pengguna yang telah mengunggah cuplikan serangan pada Maret lalu di masjid Christchurch, Selandia Baru.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut