Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh X Down Pagi Ini, Pengguna Ngeluh Timeline Beku!
Advertisement . Scroll to see content

Twitter Gulirkan Pengaturan Percakapan, Pengguna Bisa Pilih Orang yang Membalas Tweet

Rabu, 12 Agustus 2020 - 14:25:00 WIB
Twitter Gulirkan Pengaturan Percakapan, Pengguna Bisa Pilih Orang yang Membalas Tweet
Aplikasi Twitter (Foto: Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Twitter meluncukan pengaturan percakapan untuk semua pengguna mereka. Pengaturan percakapan ini dapat menghindari pengguna untuk membalas tweet yang tidak diinginkan.

Percakapan di dunia maya tidak semuanya ingin dilihat oleh pengguna. Oleh karena itu, Twitter mengeluarkan pengaturan percakapan untuk pengguna mereka.

Pengaturan percakapan ini sudah dapat dinikmati oleh pengguna baik yang menggunakan perangkat berbasis Android maupun iOS. Pengguna yang menggunakan twitter.com juga dapat melakukan pengaturan percakapan tersebut.

Untuk menggunakan pengaturan percakapan ini caranya cukup mudah. Sebelum memulai tweet baru, pengguna bisa memilih siapa yang dapat membalas tweet mereka dengan tiga opsi berikut ini:

1. Semua orang (standar Twitter dan pengaturan default)
2. Hanya orang yang diikuti oleh pengguna, dan
3. Hanya orang yang disebutkan pengguna dalam tweet.

Nah, tweet dengan dua pengaturan terakhir akan diberi label dan ikon untuk membalas tweet akan berwarna abu-abu bagi orang yang tidak dapat membalas. Orang yang tidak dapat membalas masih dapat melihat, retweet, retweet dengan komentar, berbagi, dan menyukai tweet.

Sebelum digulirkan ke pengguna, Twitter telah menguji pengaturan percakapan pada Mei lalu. Banyak orang menggunaannya untuk melakukan wawancara dan diskusi, membagikan pendapat mereka, serta berbagi tentang banyak hal.

Di masa depan, Twitter akan terus memperbarui pengaturan tweet ini berdasarkan masukan pengguna. Dalam beberapa bulan ke depan, Twitter juga berencana menambahkan opsi agar pengguna dapat mengundang lebih banyak orang untuk dapat bergabung setelah percakapan dimulai.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut