YouTube Perluas Ketersediaan Short ke 100 Negara
MENLO PARK, iNews.id - YouTube memperluas ketersediaan Short, pesaing TikTok. Raksasa teknologi ini memperluas YouTube Short ke 100 negara usai rilis terbatas di India akhir tahun lalu dan beta AS awal 2021.
Saat YouTuber pertama kali memperkenalkan formatnya, siapa pun dapat melihat Short. Namun, hanya mereka yang berada di sekitar dua lusin negara yang dapat mengakses alat yang dibuat TikTok untuk merekam dan mengedit Film Pendek.
Dengan pengumuman terbaru, YouTube membuat alat-alat itu tersedia secara luas. Artinya, Anda cenderung melihat lebih banyak klip muncul di platform, sebagaimana dikutip dari Engadget.
YouTube mulai merangkul video berdurasi pendek, tepat saat TikTok menjadi sedikir mirip platform berbagi video terkemuka ini. Pada awal Juli, perusahaan usai berbulan-bulan pengujian, memberi semua penggunanya kemampuan untuk merekam klip hingga 3 menit.
Dalam menjatuhkan batas 60 detiknya, TikTok mengatakan tujuannya adalah untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada pembuat konten, terutama bagi mereka yang membuat tutorial memasan dan kecantikan.
Seperti diketahui, TikTok menjadi populer di kalangan anak muda. Perusahaan pesaing, seperti Facebook berlomba-lomba membuat aplikasi pesaing TikTok.
Editor: Dini Listiyani