Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penuhi Standar Keamanan, AiMOGA Mornine Jadi Robot Humanoid Pertama di Dunia Dapat Sertifikasi Uni Eropa
Advertisement . Scroll to see content

2.000 Robot Humanoid AiMOGA Dikirim ke Lebih 60 Negara

Selasa, 08 September 2026 - 15:46:00 WIB
2.000 Robot Humanoid AiMOGA Dikirim ke Lebih 60 Negara
AiMOGA Robotics mencetak sejarah baru dalam teknologi robotika dengan melakukan pengiriman 2.000 unit robot humanoid ke lebih 60 negara. (Foto: AiMOGA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - AiMOGA Robotics mencetak sejarah baru dalam teknologi robotika melakukan pengiriman lebih dari 2.000 unit robot humanoid ke pasar internasional. Robot manusia ini telah menjangkau lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia.

Ekspansi tersebut mencakup sejumlah kawasan, mulai dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika hingga Amerika Latin. AiMOGA juga terus memperluas penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan embodied intelligence di berbagai pasar global.

Pencapaian lebih dari 2.000 unit pengiriman menjadi salah satu tonggak penting bagi perusahaan teknologi China tersebut dalam membawa teknologi robotika dari tahap pengembangan menuju penggunaan komersial. Hingga kini, produk dan solusi AiMOGA telah diterapkan di lebih dari 100 skenario nyata.

Berbagai penerapan tersebut mencakup ritel otomotif, manajemen lalu lintas cerdas, layanan publik, kepolisian pintar hingga panduan medis. Perluasan skenario penggunaan menunjukkan robot humanoid mulai diarahkan untuk mendukung kebutuhan manusia dalam aktivitas sehari-hari.

President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing mengatakan, ekspansi global industri robotika tidak hanya bergantung pada kemampuan produk.

“Ekspansi global di industri robotika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produk, tetapi juga oleh kekuatan dalam riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, jaringan distribusi, pengiriman, layanan, serta operasional lokal. Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan membangun kehadiran yang kuat di setiap pasar,” ujar Zhang Guibing, dalam keterangan pers, Selasa (8/9/2026).

AiMOGA mengembangkan robot melalui inovasi berbasis skenario dan pengujian langsung di berbagai pasar. Pendekatan tersebut dilakukan dengan menggabungkan teknologi, dukungan sistem, serta kolaborasi ekosistem.

Pada tahap awal, penerapan robot AiMOGA banyak diarahkan untuk kebutuhan layanan di sektor ritel otomotif. Kini, penggunaan teknologi tersebut mulai diperluas ke sektor lain, termasuk layanan publik dan sejumlah kebutuhan profesional.

Perkembangan ini memperlihatkan arah industri robotika yang mulai bergeser dari sekadar demonstrasi teknologi menuju penerapan nyata. AiMOGA berupaya memastikan robot dapat digunakan secara berkelanjutan dalam berbagai kondisi dan kebutuhan.

Perusahaan juga terus menguji performa teknologi melalui skenario penggunaan di lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi AiMOGA untuk memperluas penerapan robot humanoid di berbagai negara.

Seelumnya, robot humanoid AiMOGA Mornine telah memperoleh sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak Uni Eropa. Mornine juga telah mendapatkan sertifikasi FCC dari Amerika Serikat. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung kesiapan produk AiMOGA untuk memasuki lebih banyak pasar internasional.

Selain pengembangan teknologi, AiMOGA memanfaatkan pengalaman global Chery yang telah beroperasi selama hampir tiga dekade. Dukungan tersebut mencakup sistem riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, logistik, distribusi hingga layanan global.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut