Angin Kencang Rancaekek Diklaim Tornado Pertama di Indonesia, BMKG Angkat Bicara
"Struktur tornado Rancaekek, Indonesia, dibandingkan dengan tornado yang biasa terjadi di belahan bumi utara, Amerika Serikat. Memiliki kemiripan 99,99% alias mirip bingits!" kata Erma dalam sebuah cuitan di media sosial X, dikutip pada Kamis (22/2/2024).
Menurut Erma, tornado ini berbeda dengan puting beliung, di mana tornado punya skala kekuatan angin lebih tinggi dan radius lebih luas dengan minimal kecepatan angin mencapai 70 km/jam. Sementara puting beliung hanya 56 km/jam.
"Selain itu juga durasi. Dalam kasus puting beliung yg biasa terjadi di Indonesia, hanya sekitar 5-10 menit itu pun sudah sangat lama. Hanya ada satu kasus yang tidak biasa ketika puting beliung terjadi dalam durasi 20 menit di Cimenyan pada 2021," tuturnya.
Untuk diketahui, tornado yang muncul di Rancaekek berwujud pusaran angin berwarna gelap. Kemunculannya menyebabkan kepanikan bagi warga mengingat tidak sedikit bangunan yang rusak dan dalam beberapa video terlihat bagaimana puing-puingnya terangkat.
Editor: Dini Listiyani