Astronom Jelaskan Alasan Uranus Aneh

Dini Listiyani ยท Rabu, 08 April 2020 - 18:30 WIB
Astronom Jelaskan Alasan Uranus Aneh

Planet Uranus (Foto: NASA)

JAKARTA, iNews.id - Di antara planet yang ada di Tata Surya, Uranus mungkin yang paling aneh. Kini, para astronom di Jepang melakukan yang terbaik untuk menjelaskan alasan Uranus punya perilaku aneh.

Dalam sebuah paper terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy, sebuah tim peneliti dari Tokyo Institute of Technology Jepang menangani salah satu tanda tanya besar mengenai Uranus yakni ‘Bagaimana cara sikap aneh, rotasi miring, dan bukti apa yang masih tersisa dari peristiwa itu?

Uranus sudah lama diduga mengalami dampak besar di masa lalu. Hanya dengan melihat planet ini bisa terlihat jelas, bola berputar pada sudut 98 derajat dibandingkan dengan semua planet yang ada di Tata Surya. Hal itu diyakini dikarenakan sesuatu yang besar menabrak Uranus.

Para peneliti mempertimbangkan banyak kemungkinan dan menggunakan sejarah Bumi sendiri sebagai contoh dari apa yang terjadi saat dua benda besar bertabrakan di luar angkasa. Satu teori tentang pembentukan Bulan Bumi adalah benda besar seukuran Mars menghantam Bumi beberapa miliar tahun yang lalu, sehingga meledakkan materi ke luar angkasa dan akhirnya menghasilkan planet dan Bulan kita hari ini.

Namun, karena Bumi terbentuk jauh lebih dekat dengan Matahari dibanding Uranus, jenis objek yang bertindak sebagai penabraknya kemungkinan jauh berbeda. Menurut ilmuwan, kemungkinan terbuat dari es air atau amonia, sebagaimana dikutip dari BGR, Rabu (8/4/2020).

Para ilmuwan percaya, mereka memiliki teori yang menjelaskan banyak keanehan yang dilihat dari Uranus. Keanehan itu melibatkan benda besar yang terutama terbuat dari es yang terbanting ke planet ini sejak lama.

Berbeda dengan tabrakan yang membantu membentuk Bumi dan Bulan, dampak antara Uranus dan objek es yang tidak diketahui ini akan menghasilkan banyak gas dan puing-puing yang lebih kecil. Planet ini terbalik ke sisinya dan secara bertahap mengumpulkan banyak material sisa dari tabrakan. Sementara beberapa potongan yang lebih besar membentuk Bulan-Bulan kecil planet ini.

“Model ini adalah yang pertama menjelaskan konfigurasi sistem Uranus, dan mungkin membantu menjelaskan konfigurasi planet-planet es lainnya di Tata Surya seperti Neptunus. Di luar ini, para astronom sekarang telah menemukan ribuan planet di sekitar bintang-bintang lain yang disebut exoplanet dan pengamatan menunjukkan banyak planet baru ditemukan yang dikenal sebagai Bumi Super dalam sisten exoplanet mungkin sebagian besar terdiri atas es air dan model ini juga dapat diterapkan ke planet-planet lain,” kata penulis utama paper ini Profesor Shigeru Ida.

Editor : Dini Listiyani