Bagian Bawah Permukaan Mars Diklaim Penuh dengan Mikroorganisme

Dini Listiyani ยท Jumat, 01 Februari 2019 - 09:53 WIB
Bagian Bawah Permukaan Mars Diklaim Penuh dengan Mikroorganisme

Permukaan Mars kuno tidak jauh berbeda dari Bumi. (Foto: Ibtimes)

CALIFORNIA, iNews.id - Menemukan kehidupan di Mars menjadi salah satu tujuan misi Planet Merah sejauh ini. Tapi, pencarian mereka tidak pernah membuahkan hasil apa pun. 

Misi Mars biasanya hanya menargetkan permukaan Mars untuk mencari tanda-tanda kehidupan. Namun dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience, para ilmuwan menyarankan kemungkinan mikroba Mars mengintai bukan di permukaan, tapi di bawah tanah.

Eksplorasi yang dilakukan selama beberapa dekade terakhir membuktikan Bumi memiliki biosfer di bawah permukaannya yang diyakini penuh dengan mikroorganisme. Berdasarkan hal ini, para peneliti berspekulasi Mars bisa memiliki zona bawah tanah yang kaya secara biologis.

Profesor di Department of Earth Science Universitas of Hong Kong Joseph Michalski menyatakan pada presentasi penelitian, mungkin tidak akan pernah ada dorongan evolusi untuk menghuni permukaan Mars.

Selama masa-masa awal tata surya, permukaan Mars kuno tidak jauh berbeda dari Bumi. Namun saat Mars kehilangan medan magnetnya, Planet Merah ini dihadapkan dengan masalah radiasi yang kuat.

Kondisi tersebut, kata Michalski, membuat bertahan hidup di permukaan Mars hampir mustahil. Tapi Michalski percaya, kehidupan mungkin sudah ada di Mars sekitar 3.8 miliar hingga 3.9 miliar tahun lalu, periode yang sama saat Bumi terbentuk.

Selama periode ini, telah ada beberapa tempat yang menyerupai lingkungan hidrotermal yang ditemukan di Bumi saat ini. Menurut ilmuwan, orang-orang Mars purba mungkin baru saja beradaptasi secara eksklusif dengan kehidupan di bawah tanah.

"Kehidupan bisa saja muncul dalam pengaturan hidrotermal itu dan bertahan di bawah permukaan untuk waktu yang cukup lama," katanya.

Meskipun baru ditemukan sekitar tiga dekade lalu, biosfer dalam diperkirakan mengandung mikroorganisme yang membentuk hampir setengah dari seluruh kehidupan di planet Bumi. Menurut peneliti, mikroorganisme yang tinggal di dalam Bumi memiliki peran penting untuk studi mengenai asal-usul dan evolusi kehidupan.

"Kami sekarang berada di titik di mana benar-benar menjadi batas pemahaman apa arti 'deep biosphere' yang sebenarnya di Bumi, dan bagaimana hal itu berkaitan dengan exoplanet dan planet lain di tata surya kita. Ini jendela asal kita sendiri," katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany