Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Kematian, Otak Manusia Akan Kenang Momen Terbaik yang Pernah Dilalui
Advertisement . Scroll to see content

Berkat Teknik Ini, ilmuwan Berhasil Baca Aktivitas Otak Pasien Koma

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 19:14:00 WIB
Berkat Teknik Ini, ilmuwan Berhasil Baca Aktivitas Otak Pasien Koma
ilmuwan Berhasil Baca Aktivitas Otak Pasien Koma (Foto: Robina/Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  - Ilmuwan dari Universitas Columbia di Amerika Serikat (AS) berhasil menemukan cara membaca aktivitas otak pada pasien koma. Mereka menggunakan teknik pencitraan canggih.

Dengan menggunakan teknik pencitraan canggih, mereka bisa mendeteksi adanya kesadaran tersembunyi meski secara fisik sudah tak merespons. Temuan ini dikatakan dapat membantu dokter lebih mudah mengidentifikasi disosiasi motorik kognitif (CMD) atau keadaan di mana seseorang tampak koma dan tak responsif.

Dengan mengetahui tingkat kesadaran tersembunyi diharapkan dapat membantu menentukan perawatan yang tepat.

Untuk diketahui, CMD terjadi sekitar 15–25 persen orang dengan cedera otak akibat trauma kepala, pendarahan otak, atau serangan jantung. Pada pasien ini, ada jeda antara instruksi yang datang dari otak dan otot yang dibutuhkan untuk melaksanakan instruksi tersebut.

“Dengan menggunakan teknik yang kami kembangkan yang disebut analisis bi-clustering, kami dapat mengidentifikasi pola cedera otak yang dialami oleh pasien CMD dan berbeda dengan pasien tanpa CMD,” kata salah satu peneliti, Qi Shen dikutip dari Science Alert, Jumat (18/8/2023).

Dalam melaksanakan teknik pemindaian otak baru ini, para peneliti menggunakan Electroencephalograms (EEGs) untuk melihat aktivitas otak dari 107 peserta dalam penelitian ketika diminta untuk melakukan gerakan sederhana, dengan 21 orang diidentifikasi memiliki CMD.

Ini kemudian ditindaklanjuti dengan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) dan teknik pembelajaran mesin untuk menemukan pola yang cocok dengan CMD dengan wilayah dan aktivitas otak tertentu.

Semua pasien CMD memiliki struktur otak yang utuh terkait dengan gairah dan pemahaman perintah. Hal ini menunjukkan instruksi verbal memang dapat didengar dan dipahami. 

Namun, ada kesenjangan struktur di wilayah yang terkait dengan tindakan fisik, yang menjelaskan ketidakmampuan untuk bergerak sebagai respons.


Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan teknik-teknik ini dan lebih akurat menemukan CMD melalui pemindaian otak, tetapi pada akhirnya hal itu dapat memberi para profesional kesehatan kemampuan untuk membuat diagnosis yang lebih akurat.

Penelitian berlanjut akan terus dilakukan untuk membantu orang yang terjebak dalam keadaan koma, dan salah satu cara untuk meningkatkan perawatan adalah dengan lebih memahami tingkat kesadaran yang dimiliki pasien.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut