Bulan Ternyata Mengandung Banyak Logam
CALIFORNIA, iNews.id - Di Bumi permukaannya ditutupi tanah, pasir, atau bebatuan. Sedangkan di Bulan, material yang menutupi permukaannya berbeda.
Penelitian baru dilakukan oleh Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) NASA. Berdasarkan pengamatan, orbiter NASA menunjukkan banyak logam di Bulan dibanding yang diperkiraan sebelumnya.
LRO adalah peralatan yang sangat luar biasa dan dilengkapi radar yang mengungkapkan sejumlah fitur geografis dan petunjuk mengenai apa yang ada di bawahnya. NASA mengatakan, bukti baru menunjukkan kadar besi dan titanium yang lebih tinggi dibanding yang didasari oleh para ilmuwan.
Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Earth and Planetary Science Letters, berfokus pada reading yang diambil dari pindaian kawah besar di permukaan Bulan. Kawah dampak ini memiliki kapasitas untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya dibuat Bulan dan menawarkan informasi kepada para peneliti yang bisa mengisyaratkan asal-usulnya.
“Bukti substansial menunjuk ke Bulan sebagai produk dari tabrakan antara protoplanet seukuran Mars dan Bumi muda, terbentuk dari keruntuhan gravitasi sisa awan puing. Akibatnya, komposisi kimia curah Bulan sangat mirip dengan Bumi,” kata NASA sebagaimana dikutip dari Engadget, Sabtu (4/7/2020).