Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Venus Pancarkan Cahaya Hijau, Fotografer Bagikan Tips Melihat Fenomena Optik Atmosfer Ini
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Awan Noctilucent Terlihat di Atmosfer Belahan Bumi Utara

Jumat, 10 Juli 2020 - 19:06:00 WIB
Fenomena Awan Noctilucent Terlihat di Atmosfer Belahan Bumi Utara
Fenomena awan Noctilucent terlihat di atmosfer belahan Bumi Utara (Foto: NASA/Scitechdaily)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Belahan Bumi Utara menampilkan awan Noctilucent di atmosfer pada saat memasuki musim panas. Awan musiman ini terkadang terbentang di garis lintang yang lebih rendah.

“Ketika awan Noctilucent meluas ke pertengahan garis lintang (tempat orang tinggal dan dapat menyaksikannya setiap hari) kami menganggap itu adalah musim yang mengesankan," Kata Lynn Harvey, seorang ilmuwan atmosfer di Laboratorium Fisika Atmosfer dan Ruang Angkasa di University of Clorado, sebagaimana dikutip dari Scitechdaily, Jumat (10/7/2020).

Sebelumnya pada tahun 2019, awan muncul di tempat-tempat di mana mereka jarang terlihat, termasuk California, Colorado, dan Prancis. Dikenal sebagai awan “nighy-shining”, mereka biasanya muncul ketika senja atau fajar saat Matahari berada di bawah cakrawala sehingga menerangi awan dari bawah.

Yang terbaru, awan Noctilucent terlihat pada 7 Juli 2020 di utara Calgary, Kanada. Fotografer Chris Ratzlaff mengatakan penampakan awan Noctilucent lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Awan Noctilucent terbentuk ketika uap air berkumpul dan membeku di sekitar bintik-bintik debu meteor yang mengambang di mesosfer. Sinar biru terang dan putih berasal dari sinar matahari yang dipantulkan oleh awan yang membeku dan bergelombang.

Harvey mengatakan bahwa kondisi atmosfer tahun ini sangat luar biasa bagi pembentukan awan Noctilucent. Awan sebagian besar membutuhkan suhu dingin dan konsentrasi uap air yang tinggi (pada musim panas ini keduanya hadir bahkan memecahkan rekor di beberapa lintang).

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut