Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!
Spanyol menjadi salah satu lokasi menarik untuk menyaksikan fenomena tersebut. Berdasarkan data waktu lokal, fase totalitas di sejumlah wilayah Spanyol berlangsung sekitar pukul 20.26 hingga 20.33 waktu setempat, meski waktu pastinya berbeda berdasarkan lokasi pengamatan.
Sementara itu, sejumlah wilayah lain di Eropa, Afrika, Amerika Utara, serta kawasan Atlantik dan Arktik hanya akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian.
Bagi masyarakat Indonesia, GMT 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati secara langsung karena posisi Indonesia berada di luar wilayah yang dilintasi jalur gerhana.
BMKG menyarankan masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti fenomena astronomi tersebut untuk menyaksikannya melalui kanal resmi NASA.
NASA menyiapkan siaran langsung untuk GMT 12 Agustus 2026. Tayangan tersebut tidak hanya menampilkan pemandangan gerhana dari berbagai lokasi, tetapi juga mencakup pengamatan menggunakan pesawat penelitian WB-57 yang diterbangkan pada ketinggian tinggi untuk mengejar bayangan Bulan.
Dengan demikian, meski langit Indonesia tidak ikut berubah gelap akibat GMT tersebut, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomenanya secara daring.
Fenomena ini menjadi salah satu peristiwa astronomi besar pada 2026. Bagi wilayah yang berada di jalur totalitas, GMT 12 Agustus akan menjadi momen langka ketika siang hari berubah gelap dan korona Matahari dapat terlihat di sekitar piringan Bulan.
Editor: Muhammad Sukardi