Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Hindari Kontroversi, NASA Namai Ulang Panggilan Objek Sabuk Kuiper 2014 MU69

Kamis, 14 November 2019 - 12:31:00 WIB
Hindari Kontroversi, NASA Namai Ulang Panggilan Objek Sabuk Kuiper 2014 MU69
NASA renames panggilan objek Sabuk Kuiper 2014 MU69. (Foto: Twitter)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - NASA mempunyai nama panggilan untuk objek Sabuk Kuiper 2014 MU69 yakni Ultima Thule. Namun, badan antariksa akan mengubah nama panggilan untuk objek Sabuk Kuiper ini demi menghindari kontroversi.

Nama panggilan untuk objek Sabuk Kuiper 2014 MU69 mengundang kontroversi. Sebab, Ultima Thule adalah istilah yang digunakan oleh supermasi kulit putih merujuk ke tanah mitos.

NASA mengindari kontoversi terkait nama panggilan objek 2014 MU69. Makanya, NASA mengganti nama panggilannya menjadi obyek Arrokoth atau sky dalam bahasa Powhatan/Algonquian.

Dikutip dari Engadget, Kamis (14/11/2019), sebelum melakukan perubahan, NASA telah menerima persetujuan dari suku Powhatan. Perubahan hanya terjadi untuk nama, bukan objek itu sendiri.

Seperti diketahui, Arrokoth ditemukan pada 2014 oleh tim menggunakan teleskop luar angkasa Hubble. Data dari Arrokoth telah memberi petunjuk bagi para ilmuwan mengenai pembentukan planet dan asal usul kosmik kita.

"Kami percaya tubuh kuno ini, terdiri atas dua lobus berbeda yang bergabung menjadi satu entitas, dapat menyimpan jawaban yang berkontribusi pada pemahaman kita tentang asal usul kehidupan di bumi," kata peneliti di Southwest Research Institute Dr. Marc Buite yang dikutip dari Sci-news.

Sesuai dengan konvensi penamaan International Astronomical Union, para ilmuwan mendapatkan hak istimewa untuk memilih nama permanen untuk celestial body. Mereka akhirnya menggunakan konvensi ini untuk mengaitkan budaya masyarakat asli yang tinggal di wilayah benda langit itu ditemukan.

Dalam hal ini, baik Hubble dan New Horizons dioperasikan di Maryland, sebuah ikatan dengan signifikasi wilayah Chesapeake Bay dengan orang Powhatan.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut