Hubble Amati Ledakan Terang Misterius, Asal Belum Diketahui
JAKARTA, iNews.id - Teleskop luar angkasa Hubble mengamati sesuatu yang aneh. Teleskop mengamati kilatan cahaya terang dan cepat yang entah dari mana asalnya.
Secara teknis dikenal sebagai Fast Blue Optical Transient (LFBOT), peristiwa langka ini terjadi di luar angkasa. Kilatan ini hanya diamati beberapa kali sejak ditemukan pada 2018, dan peristiwa khusus ini diberi nama The Finch.
Hubble digunakan untuk melacak titik asal kilatan cahaya, yang berada di antara dua galaksi yakni 50.000 tahun cahaya dari galaksi spiral yang lebih besar dan sekitar 15.000 tahun cahaya dari galaksi yang lebih kecil.
Hal ini membuat para astronom bingung, karena peristiwa-peristiwa ini dianggap terjadi dari dalam galaksi tempat terbentuknya bintang-bintang. Namun, peristiwa ini terjadi jauh dari wilayah pembentuk bintang mana pun, sebagaimana dikutip dari Digital Trends.
“Pengamatan Hubble merupakan hal yang krusial. Mereka menyadarkan kami ini tidak biasa dibandingkan dengan kejadian serupa lainnya, karena tanpa data Hubble kami tidak akan mengetahuinya,” kata pemimpin peneliti Ashley Chrimes dalam sebuah pernyataan.
Kilatan cahaya tersebut juga diamati menggunakan instrumen lain seperti observatorium Gemini South yang berbasis di darat, yang menemukan suhu Finch mencapai 20.000 derajat Celcius (kira-kira 36.000 Fahrenheit).
Kilatan ini semakin terang dan redup hanya dalam beberapa hari, dibandingkan peristiwa astronomi singkat lainnya. Para ilmuwan mengira LFBOT mungkin tercipta oleh jenis supernova khusus dan langka yang terjadi pada bintang-bintang berukuran sangat besar dan berumur pendek.
Karena bintang-bintang ini tidak bertahan lama, mereka cenderung ditemukan di dekat tempat pembibitan bintang tempat mereka dilahirkan. Namun flash baru ini menantang konsep tersebut.
“Kami sekarang telah menunjukkan LFBOT dapat terjadi jauh dari pusat galaksi terdekat, dan lokasi Finch tidak sesuai dengan perkiraan kita untuk supernova jenis apa pun," ujar Chrimes.
Editor: Dini Listiyani