Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Samuel Rowbotham, Ilmuwan yang Populerkan Bumi itu Datar
Advertisement . Scroll to see content

Ilmuwan Patahkan Kontroversi Bumi Datar dengan Teori Waktu Terbang, Ini Faktanya

Minggu, 14 Mei 2023 - 17:54:00 WIB
Ilmuwan Patahkan Kontroversi Bumi Datar dengan Teori Waktu Terbang, Ini Faktanya
sekelompok ilmuwan dari University of Zurich menemukan sebuah teori baru yang membuktikan bahwa bumi itu bulat. (Foto: news.uzh)
Advertisement . Scroll to see content

Professor Michael Wolf mengatakan saat ini masyarakat bumi datar percaya bahwa bumi iu berbentuk piringan. Di bagian tengahnya adalah kutub utara dan di semua sisi bagian luar piringan adalah kutub selatan.

Orang-orang yang percaya bumi bulat justru percaya sebaliknya. Bumi itu bulat dengan kutub utara di bagian atas dan kutub selatan di bagian bawah.

Perhitungan waktu terbang justru akan jadi jawabannya. Dia mencontohkan waktu terbang ke utara dari Perth, Australia ke Hong Kong, China.

Dalam perhitungan yang mereka ajukan, waktu terbang yang dibutuhkan dari Perth ke Hong Kong mencapai tujuh jam. Begitu jika penerbangan selama tujuh jam dilakukan dari Perth, Australia ke arah barat maka akan sampai ke Mauritius.

Namun, jika bumi datar, penerbangan tujuh jam ke barat itu hanya akan membawa Anda setengah jalan ke Mauritius. Jelasnya waktu untuk mencapai Mauritius dari Perth adalah 14 jam.

Padahal kenyataannya waktu penerbangan dari Perth ke Australia dan Perth ke Mauritus sama-sama berkisar tujuh hingga delapan jam. Ini sangat jauh berbeda jika bumi datar yang membuat waktu terbang sangat jauh berbeda berdasarkan perhitungan jarak yang asa.

“Yang sangat menakjubkan mengenai cara ini adalah metoda ini tidak hanya membuktikan bahwa bumi bukan sebuah piringan saja tapi juga bisa untuk menentukan nilai kelengkungan bumi,” jelas Michael Wolf.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut