Indonesia dan China Kolaborasi Gelar Kompetisi Inovasi Teknologi Negara BRICS
Direktur Departemen Bisnis Internasional China Datang Corporation Limited, Jia Bingjun mengatakan Indonesia merupakan negara yang menjadi fokus pengembangan luar negeri China. "Di masa depan, pihaknya akan terus meningkatkan skala investasi di Indonesia, menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta mencetak lebih banyak tenaga profesional di bidang energi," katanya.
Mereka berharap dapat menggunakan ajang ini sebagai jembatan, menghubungkan sumber daya inovasi Tiongkok dan Indonesia, membantu proyek inovasi Indonesia untuk mengakses modal, teknologi, dan pasar internasional, bersama-sama mendorong pengembangan inovasi industri kedua negara.
Ajang tersebut mengundang 10 ahli terkemuka dari Indonesia dan global sebagai juri, mencakup berbagai bidang, antara lain kecerdasan buatan (AI), transisi energi, ekonomi rendah udara, dan inkubasi inovasi. Mereka akan melakukan penilaian profesional terhadap proyek peserta dari tujuh dimensi, termasuk inovasi teknologi, kemampuan implementasi industri, dan hijau rendah karbon. Akan dipilih dua proyek unggul dari setiap track untuk direkomendasikan ke Final Global di Xiamen.
Kompetisi Inovasi Industri BRICS adalah kegiatan penting untuk menerapkan kemitraan, memainkan peran aktif dalam mempromosikan kerja sama praktis negara-negara BRICS. Pembukaan kompetisi ini menandakan Indonesia, sebagai anggota pertama BRICS dari Asia Tenggara, berpartisipasi mendalam pada tata kelola industri global dengan inovasi sebagai titik tumpu.
Tim yang lolos akan membawa visi nasional Indonesia Emas 2045, mewakili Indonesia untuk berkompetisi di Final Global di Xiamen, China.