Intip Cara Baru Arkeolog Baca Teks Tersembunyi di Kotak Mumi

Dini Listiyani ยท Selasa, 02 Januari 2018 - 11:06:00 WIB
Intip Cara Baru Arkeolog Baca Teks Tersembunyi di Kotak Mumi
Kotak Mumi (Foto: BGR)

NEW YORK, iNews.id - Kemajuan teknologi tidak dipungkiri memiliki manfaat dalam berbagai sektor kehidupan. Dengan bantuan teknologi, para arkeolog bisa mengintip ke teks dalam kotak mumi tanpa membuat kerusakan.

Peneliti yang mempelajari mumi Mesir kuno bisa menggunakan teknik pemindaian. Teknik itu menawarkan kemampuan untuk memeriksa dokumen berusia 2.000 tahun, yang digunakan dalam pembangunan dekorasi kotak mumi tanpa perlu menghancurkan kotak.

Kotak mumi itu sendiri sebenarnya bisa menyimpan banyak rahasia. Banyak dibangun papirus, material kertas tebal, dan sebagian besar papirus digunakan dalam konstruksi kotak mumi sebelum digunakan untuk semua jenis dokumen.

Untuk membaca tulisan-tulisan yang yang tua itu tanpa merusak kotak, para arkeolog menemukan cara baru. Jika sebelumnya,untuk membaca tulisan itu, para arkeolog perlu menghancurkan kotak mumi, dengan teknik ini, para arkeolog tidak perlu lagi merusaknya.  

"Saya benar-benar ngeri saat melihat benda berharga ini dihancurkan untuk sempai ke teks," kata Dr Kathryn Piquette  dari University College London yang dikutip iNews.id dari BGR, Selasa (2/1/2018).

"Ini sebuah kejahatan. Mereka merupakan sumber daya yang terbatas dan sekarang kita memiliki teknologi untuk melestarikan benda-benda indah itu dan juga melihat ke dalam diri mereka untuk memahami bagaimana orang Mesir hidup melalui bukti dokumenter mereka, dan hal-hal yang mereka tulis dan yang penting bagi mereka," katanya lebih lanjut.

Teknik baru ini melibatkan penggunaan berbagai jenis cahaya berbeda untuk memunculkan tinta yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Dengan menggnakan teknik pencahayaan khusus ini, tulisan yang tidak terlihat bersinar cukup terang untuk dibaca, sehingga meberi ilmuwan kesempatan untuk mempelajari teks tanpa merusak peninggalan berharga.

Editor : Dini Listiyani