Jamur Pemakan Plastik dari Amazon, Bisa Hancurkan Sampah Anorganik dalam Hitungan Hari!
Penelitian tersebut menegaskan bahwa kemampuan degradasi jamur tidak berkurang meskipun dalam kondisi tanpa oksigen (anaerob). Hal ini sangat penting karena memungkinkan jamur ini digunakan di berbagai lokasi pengolahan limbah yang minim oksigen, seperti tempat pembuangan akhir atau lingkungan bawah tanah.
Krisis limbah plastik terjadi karena sebagian besar plastik sulit terurai secara alami dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk menghilang dari lingkungan. Plastik poliuretan bahkan tidak mudah diurai oleh mikroorganisme biasa.
Dengan kemampuan jamur pemakan plastik dari Amazon yang dapat menguraikan poliuretan secara biologis, maka ada peluang untuk mengurangi tumpukan sampah plastik dengan cara yang tidak mencemari lingkungan.
Penerapan jamur ini dalam dunia nyata dapat membantu mempercepat penguraian limbah plastik, menggantikan metode-metode konvensional yang berisiko seperti pembakaran atau penimbunan yang menimbulkan polusi udara dan tanah. Jamur ini juga memiliki potensi aplikasi di bidang industri daur ulang plastik yang ingin menerapkan metode ramah lingkungan.
Meski begitu, pengembangan teknologi berbasis jamur pemakan plastik dari Amazon ini masih menghadapi beberapa tantangan.