Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hyundai Bakal Bangun 30.000 Robot Humanoid Atlas Bekerja di Pabrik Komponen Otomotif
Advertisement . Scroll to see content

Kembangkan Robot AI, Hyundai Gandeng Google DeepMind dan NVIDIA

Senin, 12 Januari 2026 - 21:45:00 WIB
Kembangkan Robot AI, Hyundai Gandeng Google DeepMind dan NVIDIA
Kembangkan robot AI, Hyundai menggandeng Google DeepMind guna mengintegrasikan model AI Gemini ke dalam robot-robot buatannya. (Foto: Hyundai)
Advertisement . Scroll to see content

LAS VEGAS, iNews.id - Kembangkan robot kecerdasasn buatan (AI), Hyundai menggandeng Google DeepMind guna mengintegrasikan model AI Gemini ke dalam robot-robot Boston Dynamics. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan kemampuan bernalar dan interaksi robot dengan manusia.

Sementara itu, kerja sama dengan NVIDIA difokuskan pada percepatan simulasi, pengembangan AI, dan optimalisasi infrastruktur komputasi agar proses inovasi berjalan lebih efisien.

Hyundai mengungkapkan visinya menjadikan robot bukan sekadar mesin, melainkan mitra manusia dalam aktivitas industri maupun kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini menandai langkah serius Hyundai dalam membangun ekosistem teknologi masa depan yang berorientasi pada kolaborasi manusia dan AI.

Lewat pameran ini, Hyundai menegaskan kolaborasi manusia dan robot bukan lagi sekadar konsep fiksi ilmiah, melainkan solusi nyata menuju masa depan industri yang lebih aman, efisien, dan produktif.

Seperti diketahui, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Hyundai memamerkan robot humanoid Atlas, robot canggih hasil kolaborasi dengan Boston Dynamics. Selain Atlas, Hyundai juga memamerkan berbagai inovasi lain di CES 2026, mulai dari robot anjing Spot & Stretch, platform robot MobED peraih penghargaan Best of Innovation, Ioniq 5 Robotaxi tanpa pengemudi, hingga eksoskeleton X-ble Shoulder untuk membantu pekerja mengangkat beban berat.

Robot Atlas 

Robot humanoid ini dirancang khusus untuk kebutuhan industri berat, seperti komponen otomotif. Atlas dibekali 56 derajat kebebasan gerak, sehingga mampu bergerak lincah layaknya manusia.

Atlas sanggup mengangkat beban hingga 50 kilogram, bekerja di suhu ekstrem dari -20°C hingga 40°C, serta mempelajari tugas baru hanya dalam hitungan jam. Bahkan, Atlas dapat mengganti baterainya sendiri dan beroperasi secara otonom tanpa henti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut