Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menag Ungkap Pentingnya Jaga Alam: Mencemari Hutan Adalah Bentuk Pengkhianatan
Advertisement . Scroll to see content

Kenali Material Pembentuk Bumi, Apa Saja?

Jumat, 27 Oktober 2017 - 11:52:00 WIB
Kenali Material Pembentuk Bumi, Apa Saja?
Komposisi Material Bumi (Foto: Ilustrasi/ Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bumi merupakan planet yang unik di antara planet yang lainnya karena ia memiliki kombinasi yang tepat untuk mempertahankan kehidupan.

Lautan di Bumi menutupi sekira 10% permukaan planet ini dengan kedalaman rata-rata 2,5 mil. Air tawar ada dalam bentuk cair di dunia dan sungai, serta uap air di atmosfer, menyebabkan sebagian besar cuaca di Bumi.

Bumi memiliki multiple layers. Cekungan samudera dan benua membentuk kerak Bumi, lapisan terluar. Kerak Bumi memiliki kedalaman antara 3 hingga 46 mil. Bagian paling tebal berada di bawah benua dan bagian tertipis berada di bawah lautan.

Kerak   
Menurut "Essentials of Geology", kerak Bumi terdiri dari beberapa unsur yakni oksigen, 46.6% bobot; silikon sebanyak 27.7%, aluminium sebanyak 8,1%; iron sebanyak 5%; kalsium  3,6%; sodium 2.8%, potasium sebanyak 2,6%, dan magnesium sebanyak 2,1%.

Kerak Bumi dibagi menjadi plate besar yang mengambang di atas mantel, lapisan berikutnya. Pelat  terus bergerak. Menurut NASA, mereka bergerak pada tingkat yang sama seperti kuku tumbuh.

Gempa Bumi terjadi saat lempeng ini saling menggiling. Pegunungan terbentuk saat lempeng bertabrakan dan parit dalam terbentuk saat satu plate meluncur di bawah planet lain. Lempeng tektonik merupakan teori yang menjelaskan gerak lempeng ini.

Mantel
Mantel di bawah kerak Bumi sekira 1.800 mil. Sebagian besar terdiri dari batuan silikat yang kaya akan magnesium dan zat besi. Panas yang intens menyebabkan batuan naik.

Mereka kemudian dingin dan tenggelam kembali ke dalam inti. Konveksi ini dianggap sebagai apa yang menyebabkan lempeng tektonik bergerak. Saat mantel menembus kerak bumi, gunung berapi meletus.

Inti
Inti merupakan bagian tengah Bumi yang memiliki dua bagian. Solid, menurut NASA, inti besi memiliki radius sekira 760 mil. Sementara itu, inti luar yang dikelilingi oleh cairan tersusun dari paduan besi nikel. Inti luarnya memiliki tebal sekira 1.355 mil.

Inti bagian dalam berputar pada kecepatan yang berbeda dari bagian planet lainnya. Hal ini diduga menyebabkan medan magnet Bumi. Ketika partikel bermuatan angin matahari bertabrakan dengan molekul udara di atas kutub magnet Bumi, hal itu akan menyebabkan molekul udara bercahaya, sehingga menyebabkan aurora, cahaya di utara dan selatan.

Bumi, Venus, dan Mars
Untuk benar-benar memahami komposisi dan sejarah Bumi, ahli geologi terkadang membandingkan planet ke planet berbatu lainnya di tata surya, seperti Space, Jumat (27/10/2017).

Venus serupa dengan ukuran Bumi dan sedikit lebih dekat dengan Matahari, sementara Mars hanya setengah ukuran Bumi. Meskipun beberapa pesawat telah dikirim ke Venus dan Mars, namun hanya sedikit yang diketahui tentang mereka.

InSight mission disinyalir diluncurkan di 2018 untuk melakukan bor dalam ke permukaan Mars dan menghasilkan lebih banyak informasi tentang interior. Kemudian, beberapa rover yang direncanakan juga melakukan latihan panjang, seperti rover ExoMars yang diluncurkan pada 2020.

Venus memiliki atmosfer yang sangat tebal yang menghalangi cahaya tampak mencapai permukaan, yang artinya memerlukan radar untuk melihat permukaannya. Permukaannya tampak segar dan muda karena jumlah aktivitas vulkanik di permukaan Venus yang sangat panas.

Sementara Venus cenderung memiliki kerak, mantel, dan inti yang mirip dengan Bumi, medan magnetnya sangat lemah dibandingkan Bumi. Hal itu dikarenakan inti berputar lamban untuk menghasilkan medan magnet, atau karena tidak ada inti sama sekali.

Kemudian, Mars, planet Merah ini memiliki kerak yang tertutup debu. Hal ini memungkinkan Mars untuk membangun gunung berapi beasr di permukaannya, seperti Olympus Mons. Meski begitu, gunung merapi Mars tampak tidak aktif. Di bawah permukaan, Mars cenderung memiliki manten dan inti yakni karena Mars tidak memiliki medan magnet global, intinya mungkin tidak berputar.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut