Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bagaimana Bisa Batu dari Mars Terlempar ke Bumi, Tempuh Jarak 225 Juta Km?
Advertisement . Scroll to see content

Koloni Manusia di Mars Diprediksi Berbeda dengan Bumi, Tengkorak Menyusut hingga Kulit Oranye

Senin, 31 Januari 2022 - 15:40:00 WIB
Koloni Manusia di Mars Diprediksi Berbeda dengan Bumi, Tengkorak Menyusut hingga Kulit Oranye
Koloni Manusia di Mars Diprediksi Berbeda dengan Bumi (Foto: NASA/Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah ilmuwan berpikir kolonisasi Mars bisa menjadi kesempatan terbaik untuk memastikan manusia bertahan hidup. Namun, kehidupan di Planet Merah akan penuh tantangan.

NASA dan Elon Musk menargetkan pengiriman manusia ke Mars dalam beberapa dekade mendatang. Saat NASA dan Musk mengerjakan logistik, peneliti lain bertanya-tanya soal apa yang dilakukan lingkungan baru terhadap tubuh manusia. 

Ada kemungkinan koloni Mars akhirnya bisa berevolusi menjadi manusia tipe baru. Dr. Scott Solomon, ahli biologi evolusioner di Rice University Houston, berpendapat manusia yang hidup di Mars dapat mengembangkan kulit oranye, sebagaimana dikutip dari The Sun. 

Dia membahas gagasan itu dalam bukunya 2016 Future Humans: Inside the Science of Our Continuing Evolution. Mars memiliki atmosfer yang jauh lebih tipis daripada yang ada di Bumi dan tidak ada perlindungan medan magnet.

Itu berarti manusia perlu menemukan cara untuk bertahan hidup dari radiasi penyebab kanker tingkat tinggi. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan menelan sejumlah besar makanan yang mengandung karotenoid.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut