Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Artemis II, Buka Jalan Kirim Manusia ke Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Lima Kecelakaan Tragis di Luar Angkasa

Selasa, 21 November 2017 - 10:40:00 WIB
Lima Kecelakaan Tragis di Luar Angkasa
Peluncuran Roket (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anda pasti sering mendengar kecelakaan di jalur darat, jalur laut, atau jalur udara. Namun, bagaimana dengan kecelakaan di luar angkasa? Selain taburan bintang, bulan purnama, ataupun sabit, angkasa rupanya menyimpan sejumlah tragedi kelam.

Tragedi kelam itu adalah sejumlah kecelakaan hebat di luar angkasa. Neil Armstrong pernah berkata jika misteri menciptakan keajaiban, dan keajaiban adalah asal muasal keinginan manusia.

Sudah tak heran lagi jika keajaiban luar angkasa telah mendorong manusia mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk mengeksplorasi keajaiban itu. Namun nahas, sejumlah keinginan itu justru berakhir dengan kegagalan yang tercatat dalam sejarah, dan kematian para astronot.

Berikut deretan kecelakaan mengenaskan di luar angkasa seperti dinukil iNews.id dari Listverse, Selasa (21/11/2017).

Soyuz 23
Soyuz merupakan pesawat ruang angkasa yang dirancang pada 1960-an. Misi khusus Soyuz 23 membawa awak Vyacheslav Zudov dan Valery Rozhdestvensky pada 16 Oktober 1976 ke stasiun luar angkasa Salyut 5. Perjalanan Soyuz 23 menuju misinya memang banyak gangguan sejak awal. Namun, kecelakaan terjadi saat lepas landas dan pesawat mulai oleng karena angin kencang. Setelah gagal melakukan perbaikan dan tirisnya bahan bakar, pesawat itu kemudian berbalik untuk mendarat di Kazakhstan. Namun, angin ganas menyeretnya ke danau beku sepanjang 120 kilometer. Tetapi untungnya, kecelakaan nahas itu tak menyebabkan korban jiwa.

Apollo 1
Tragedi ini terjadi pada 27 Januari 1967 saat peluncuran simulasi di Florida. Pesawat ruang angkasa itu diisi oleh tiga astronot antara lain Kru-Virgil "Gus" Grissom, Edward H. White II, dan Roger B. Chaffee. Mulainya, Grissom melaporkan ada bau asam aneh di dalam jasnya. Satu menit kemudian, salah satu astronot mengatakan jika dirinya mencium bau api. Selang beberapa detik dari itu, ada laporan kebakaran dan ketiga awak pesawat itu tewas seketika. Diketahui, asfiksia karbon monoksida telah membunuh ketiganya.

Soyuz 1
Tiga bulan setelah tragedi Apollo 1, Kolonel Vladimir Komarov menjadi kosmonot pertama di dalam pesawat ruang angkasa Soyuz yang baru. Tragedi Soyuz 1 ini hampir menyerupai tragedi di Apollo 1. Pasalnya, sembilan menit setelah lepas landas pada 23 April 1967 lalu, Soyuz memasuki orbit dan langsung menghadapi masalah serius. Parahnya, hampir semua fitur pesawat tak berfungsi seperti yang diduga, dan penerbangan dengan cepat dibatalkan. Komarov lantas mengaktifkan parasut, namun saluran utamanya tersangkut dan pesawat tak melambat. Akibatnya, pada 24 April, penduduk desa di Pegunungan Ural menyaksikan sebuah benda besar meluncur ke tanah. Kamarov mengendarai Soyuz lebih dari 140 kilometer per jam.

Soyuz 11
Tragedi Soyuz 11 Rusia mungkin terkenal karena misi pertamanya untuk mendarat di stasiun antariksa Salyut 1. Namun tragisnya, Soyuz 11 juga dikenal sebagai misi yang menyebabkan kematian manusia di luar angkasa. Setelah sukses meluncur pada 30 Juni 1971, Georgi Dobrovolski, Viktor Patsayev, dan Vladislav Volkov berlabuh di stasiun luar angkasa Salyut 1 untuk tinggal selama 22 hari. Ketika misi berhasil dilakukan dan mendarat di bumi, tim pemulihan kaget saat menemukan tiga astronot itu meninggal dunia dengan wajah membiru dan menghitam. Berdasarkan otopsi dari Rumah Sakit Militer Burdenko, para astronot meninggal dalam 60 detik karena mengalami pendarahan di otak, pendarahan subkutan, dan gendang telinga rusak.

Space Shuttle Challenger
Ini adalah kecelakaan NASA yang paling dahsyat. Setelah 72 detik meluncur pada 28 Januari 1986, kontrol misi menerima pesan terakhirnya dari pilot Challenger Michael J Smith yang berkata, 'uh, oh'. Tak lama dari situ, pesawat ulang-alik itu tiba-tiba terbakar. Challenger yang mengangkut Greg Jarvis, Christa McAuliffe, Ronald McNair, Ellison Onizuka, Judith Resnik, Michael J. Smith, dan Dick Scobee itu meluncur di ketinggian 65.000 kaki sebelum akhirnya terbakar, jatuh, dan meledak.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut