NASA Ganti Astronot untuk Penerbangan Perdana Boeing ke Luar Angkasa
CALIFORNIA, iNews.id - Badan Antariksa Amerika Serikat NASA mengganti salah satu astronot yang ditugaskan untuk terbang pada tes launch CST-100 Starliner. Penyebabnya, karena ada masalah medis.
NASA mengganti salah satu astronot Eric Boe karena alasan medis yang tidak ditentukan. Sebagai gantinya, Boe akan digantikan oleh E. Michael 'Mike' Fincke.
Beo ditugaskan melakukan penerbangan pada Agustus 2018 bersama dengan delapan astronot lainnya yang ikut serta dalam misi perdana untuk NASA's Commercial Crew Program.
Melalui inisiatif ini, dua perusahaan swasta, SpaceX dan Boeing, telah mengembangkan kapsul untuk mengangkut astronot bola-balik dari orbit Bumi yang rendah, tempat Internasional Space Station (ISS) berada, sebagaimana dikutip dari The Verge, Kamis (24/1/2019).
SpaceX telah meningkatkan kapsul kargo Dragon-nya untuk mengangkut kru. Sementara Boeing sedang mengerjakan CST-100 Starliner, kendaraan baru.
Setelah lima tahun pengembangan, kedua kapsul akhirnya diluncurkan ke luar angkasa untuk pertama kalinya tahun ini. Rencananya, setiap kendaraan melakukan uji terbang pertama tak berawak dan berlabuh di ISS selama beberapa hari.
Jika perjalanan dianggap berhasil oleh NASA, maka perusahaan akan menerbangkan kapsul lagi. Tapi, kali ini membawa penumpang di dalamnya.
Boe seharusnya berada di penerbangan kritis untuk Boeing bersama astronot NASA Nicole Mann dan Chris Ferguson, mantan astronot badan antariksa AS di Boeing. Namun, digantinkan Fincke.
Peluncuran dijadwalkan pada Agustus, sebulan setelah SpaceX dijadwalkan menerbangkan crew pertamanya. Fincke hadir dengan banyak pengalaman luar angkasa dan ini akan menjadi perjalanan keempatnya.
NASA mengatakan, Fincke akan segera memulai pelatihan bersama Mann dan Ferguson. Sementara itu, Boe masih akan tetap di program. Tapi, dia bertugas untuk melapor kepada chief of Commercial Crew di kantor astronot NASA.
Editor: Dini Listiyani