NASA Ingin Kirim Pesawat Luar Angkasa ke Bulan Aneh Neptunus

Dini Listiyani ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 10:03 WIB
NASA Ingin Kirim Pesawat Luar Angkasa ke Bulan Aneh Neptunus

Planet Neptunus (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - NASA telah mengusulkan pengiriman pesawat luar angkasa ke Bulan Triton di Neptunus. Badan antariksa Amerika Serikat ini berencana untuk mempelajari lebih lanjut mengenai tubuh misterius ini.

Terakhir kali dan satu-satunya pesawat luar angkasa mengunjungi Triton adalah 30 tahun lalu. Saat itu, pesawat luar angkasa Voyager 2 terbang melewati Triton dalam perjalanan keluar dari tata surya.

Kunjungan Voyager 2 menelurkan teka-teki aneh mengenai Bulan. Pengamatan menunjukkan ada gumpalan es besar muncul dari permukaan tapi ilmuwan tidak bisa memahami penyebabnya, sebagaimana dikutip dari Digital Trends, Rabu (24/6/2020).

Temuan ini menunjukkan masih ada beberapa aktivitas di Bulan yang jauh. Dan, para peneliti ingin tahu bagaimana keanehan bisa terjadi di Triton mengingat posisinya begitu jauh dari Matahari.

"Triton selalu menjadi salah satu body paling menarik di tata surya. Saya selalu menyukai gambar Voyager 2 dan pandangan menggoda mereka mengenai Bulan aneh dan gila yang tidak dipahami oleh siapa pun," kata Director of the Lunar and Planetary Institute dan peneliti utama misi yang diusulkan Louise Prockter.

Keanehan lain terkait Triton termasuk fakta dia mengorbit berlawanan dengan cara rotasi Neptunus. Bulan tampaknya telah bergerak waktu ke waktu dari Sabuk Kuiper dan mengorbit pada kemiringan ekstrem. Selain itu, Triton juga memiliki suasana yang sangat luar biasa.

"Triton aneh tapi relevan karena ilmu yang bisa kita lakukan di sana. Kami tahu permukaan memiliki semua fitur yang belum pernah kami lihat sebelumnya, yang memotivasi kami untuk ingin tahu 'Bagaimana cara kerja dunia ini?'" ujar ilmuwan proyek Karl Mitchell Trident di Jet Propulsion Laboratory NASA.

Triton memang bukan kunci untuk ilmu tata surya. Tapi, Bulan adalah kunci keseluruhan yakni objek Sabuk Kuiper yang ditangkap berevolusi, dunia lautan potensial dengan bulu-bulu aktif, ionosfer yang energetik dan muda, serta permukaan yang unik.

NASA ingin meluncurkan misi pada Oktober 2025. Waktu tersebut tepat di mana Bumi sejajar dengan Jupiter untuk membuat jendela yang hanya muncul setiap 13 tahun.

Peristiwa itu akan memungkinkan pesawat luar angkasa menggunakan gravitasi Jupiter untuk menjepret Triton. Proposal ini adalah bagian dari Discovery Program, rencana misi sains untuk menemukan lebih banyak informasi soal tata surya.

Editor : Dini Listiyani