NASA Tunda Peluncuran Rover Mars 2020, Ini Penyebabnya

Dini Listiyani · Sabtu, 27 Juni 2020 - 18:13 WIB
NASA Tunda Peluncuran Rover Mars 2020, Ini Penyebabnya

Di dalam Payload Hazardous Servicing Facility di NASA’s Kennedy Space Center, Florida (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Peluncuran rover Perseverance diundur dua hari. NASA menemukan masalah terkait kontaminasi peralatan pendukung di jalur darat.

“NASA dan United Launch Alliance sekarang menargetkan Rabu, 22 Juli untuk peluncuran misi Mars 2020 karena penundaan pemrosesan yang ditemui selama kegiatan enkapsulasi pesawat luar angkasa,” tulis NASA dalam sebuah update yang dikutip dari Digital Trends, Sabtu (27/6/2020).

Guna menyelesaikan masalah kontaminasi di jalur dukungan darat di Payload Hazardous Servicing Facility (PHSF), kata NASA, diperlukan waktu tambahan. NASA dan Badan Antariksa lainnya melakukan tindakan pencegahan ekstrem guna memastikan penjelajah dan kendaraan eksplorasi lainnya tidak membawa kontaminasi potensial dari Bumi yang dapat mengganggu lingkungan di planet lain seperti Mars.

Tindakan pencegahan yang telah dilakukan mencakup memasang rover di ruangan bersih dan teknisi yang mengerjakannya menggunakan bunny suits, yang mencegah rover terkontaminasi dengan partikel yang tidak diinginkan.

Kendati demikian, kondisi rover atau roket Atlas V yang akan digunakan untuk meluncurkan misi tidak ada masalah. NASA mengkonfirmasi, rover dan roket itu dalam kondisi baik dan tidak boleh ada masalah selama peluncuran berlangsung.

“Pesawat luar angkasa dan kendaraannya tetap sehat. Peluncuran misi Mars 2020 dengan roket Atlas V dari Space Launch Complex-41 di Cape Canaveral Air Force Station dijadwalkan pukul 09.35 ET,” kata NASA.

Rover Perseverance direncanakan untuk mencari tanda-tanda kehidupan di Kawah Jezero. Saat rover memasuki bulan terakhir persiapan sebelum tanggal peluncuran, tim melakukan pemeriksaan akhir, sehingga semuanya siap untuk hari peluncuran.

NASA sebelumnya mengumumkan penundaan singkat dari 17Juli ke 20 Juli. Penundaan dilakukan untuk melakukan perbaikan pada peralatan pendukung di jalur darat.

Editor : Dini Listiyani