Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda
Advertisement . Scroll to see content

Otak Bayi 60% Terdiri dari Lemak? Ini Faktanya!

Rabu, 03 Juni 2026 - 14:15:00 WIB
Otak Bayi 60% Terdiri dari Lemak? Ini Faktanya!
Ilustrasi bayi sehat. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Ternyata otak itu tumbuh di dua tahun pertama. Sekitar 80 persen lebih dari total berat otak dibentuk di 24 bulan pertama kehidupan," jelasnya.

Saat dewasa, berat otak manusia rata-rata mencapai sekitar 1.400 hingga 1.500 gram. Namun sebagian besar pembentukannya sudah berlangsung sejak bayi.

Karena itu, anak membutuhkan asupan lemak yang cukup selama masa MPASI dan awal kehidupan. Kekurangan lemak dapat memengaruhi ketersediaan DHA yang dibutuhkan dalam proses perkembangan otak.

"Kalau Anda tidak memberikan lemak pada anak-anak, otomatis otaknya juga tidak banyak lemak, tidak banyak DHA, sehingga perkembangan otaknya juga berkurang," katanya.

Selain mendukung perkembangan otak, lemak juga membantu proses pertumbuhan secara keseluruhan dan menjadi bagian penting dari kebutuhan nutrisi harian anak.

Oleh sebab itu, dr Ian mengingatkan orang tua untuk tidak menghilangkan lemak dari menu MPASI hanya karena khawatir terhadap isu kolesterol atau penyakit jantung yang umumnya lebih relevan pada usia dewasa.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut