Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembangkan Robot AI, Hyundai Gandeng Google DeepMind dan NVIDIA
Advertisement . Scroll to see content

Robot Serangga NASA Bakal Jelajah Mars di Masa Depan

Rabu, 04 April 2018 - 08:07:00 WIB
Robot Serangga NASA Bakal Jelajah Mars di Masa Depan
Robot Serangga NASA Marsbee (Foto: NASA)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) NASA mendanai cara potensial baru untuk menjelajah Mars. Cara terbaru itu yakni membuat Marsbee, robot terbang mirip serangga yang bisa beroperasi dalam kawanan dengan layanan rover sebagai base station.

Marsbee digambarkan memiliki ukuran seukuran kumbang dengan sayap seperti yang ditemukan di jangkrik. Robot masa depan ini tidak membutuhkan banyak energi dan bisa diisi ulang dari rover yang berfungsi sebagai pusat komunikasi.

Teknologi eksplorasi yang diusulkan dirinci di situs NASA akhir pekan lalu oleh University of Alabama, Huntsville’s Chang-Kwon Kang, yang mengatakan, Marsbee bagian dari program multidisipliner yang melibatkan tim Jepang juga.

Dikutip iNews.id dari Slash Gears, Rabu (4/4/2018),  proyek ini sedang dalam tahap awal dan menjalani evaluasi Tahap 1 di mana para peneliti mencari tahu desain sayap, berat, dan gerakan untuk memungkinkan penerbangan di atmosfer Mars.

Menurut NASA, ukuran desain yang disebutkan di atas diyakini cukup untuk mendapatkan daya angkat melayangkannya di Mars. Mekanisme pemanenan energi akan membantu mengurangi kebutuhan energi secara keseluruhan.

Konsep ini tidak melibatkan sayap putar, melainkan pegas torsi untuk penyimpanan energi sementara. Satu keuntungan untuk Marsbee ialah ukurannya yang kecil akan lebih mudah mengangkut kawanan kecil ke Mars dibandingkan kendaraan udara lainnya yang lebih tradisional.

Marsbee bisa dilengkapi dengan sensor untuk mengumpulkan data saat mereka beroperasi di atmosfer Mars. Ia juga memiliki teknologi nirkabel untuk mengirimkan informasi kembali ke rover pendamping.

Konsepnya ialah salah satu dari lebih dua lusin yang dipilih NASA untuk menerima pendanaan untuk evaluasi Fase 1. Setelah Fase 1 selesai, tim bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan lebih banyak dana untuk Fase 2, tapi NASA akan membuat keputusan akhir.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut