Sempat Lumpuhkan Rover, Badai Debu Global di Mars Akhirnya Berhenti

Dini Listiyani ยท Kamis, 15 November 2018 - 08:39 WIB
Sempat Lumpuhkan Rover, Badai Debu Global di Mars Akhirnya Berhenti

Planet Mars. (Foto: Slashgear)

CALIFORNIA, iNews.id - Badai debu global di Mars yang melumpuhkan rover Opportunity diprediksi Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) NASA berakhir. Lalu, bagaimana cara NASA menetapkannya?

NASA membuat penentuan badai debu Mars berakhir berdasarkan tingkat opasitas atau tau, jumlah sinar matahari yang berhasil menembus debu berkabut di atmosfer planet. Menurut update NASA, pengukuran kembali normal.

NASA mengungkapkan keberadaan badai pada awal musim panas lalu. Badan antariksa AS itu menyatakan pada Juni lalu, badai merupakan salah satu yang terkuat yang pernah diamati para ilmuwan di Mars. 

Debu akhirnya memadamkan sinar matahari, di mana pengisian baterai rover Opportunity bergantung padanya. Dan, badai tidak membutuhkan waktu lama untuk mengitari seluruh planet. 

Pada 1 Agustus, NASA melaporkan, badai debu menunjukkan tanda-tanda mereda. Sedangkan pada 7 Agustus pembacaan tau telah turun menjadi 2.5. 

NASA mulai mendengarkan kemungkinan komunikasi dari rovor Opportunity dan meningkatkan intensitas untuk menghubungi penjelah Mars itu. Sayangnya, NASA masih belum menjalin komunikasi dengan rover. 

Dalam update terbaru misi Mars, NASA mengungkapkan peringkat tau mencapai 0,8 level yang dianggap normal dan bebas badai. NASA sebelumnya menyatakan debu pada panel surya Opportunity kemungkinan menghambat kemampuannya untuk diisi ulang, meskipun tidak ada cara pasti untuk mengetahuinya.

Para ahli mengatakan, Mars sedang mengalami musim yang berangin dan angin kencang diasumsikan bisa meniup debu dari panel surya rover. Jika itu yang terjadi, Oppotunity mungkin bisa mengisi ulang baterai dan membangun komunikasi dengan bumi.

Editor : Tuty Ocktaviany