Banjir dan Pemadaman Listrik Berdampak pada Jaringan Telekomunikasi

Diaz Abraham ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 20:00 WIB
Banjir dan Pemadaman Listrik Berdampak pada Jaringan Telekomunikasi

Banjir di Jabodetabek memberikan banyak dampak, termasuk telekomunikasi. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan).

JAKARTA, iNews.id - Bencana banjir di Jabodetabek yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020), menyebabkan beberapa Base Transceiver Station (BTS) seluler mengalami gangguan akibat pemutusan aliran listrik oleh PLN demi keamanan dan keselamatan. Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate pada Rabu malam menyatakan secara keseluruhan masyarakat atau pelanggan masih bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi meskipun beberapa BTS mati.

Hal tersebut dikarenakan BTS memiliki backup power dan operator mengerahkan mobile backup power atau genset portable. Namun keesokan harinya, layanan telekomunikasi kembali terganggu karena back up power tersebut hanya bertahan beberapa jam dan operator seluler mengalami kendala untuk mengakses lokasi-lokasi yang BTSnya down karena masih ada beberapa kawasan terdampak banjir.

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya untuk melakukan pemulihan terhadap BTS yang masih down dengan menggunakan genset, sehingga dapat berfungsi kembali secara normal meskipun PLN masih memutuskan jaringan listrik dikarenakan kondisi masih belum aman.

Menanggapi kendala tersebut, beberapa operator seluler telah menganalisis kendala yang dihadapi dan upaya mengatasinya salah satunya, PT Telkomsel. Jaringan Telkomsel masih bisa melayani pelanggan di wilayah Jabodetabek, adapun beberapa site down yang tersebar di wilayah Jabodetabek akibat tidak tersedianya supply power, dampak dari pemadaman PLN.

Menghadapai masalah ini, tim network Telkomsel masih berupaya dan fokus untuk recovery site-site yang down dengan mendistribusikan mobile backup power (MBP) agar segera beroperasi kembali.

PT XL Axiata Tbk dengan jaringan XL Axiata masih aman, meskipun ada beberapa BTS yang terdampak karena padamnya supply listrik di area-area banjir Jakarta. Saat ini team teknis di lapangan masih berupaya menyediakan supply listrik melalui genset untuk memastikan beberapa BTS yang terdampak tersebut tetap beroperasi.

PT Indosat Tbk juga merasakan dampak dari banjir ini. Namun, status jaringan Indosat masih dapat memberikan layanan kepada pelanggan. Beberapa site mati dikarenakan tidak adanya aliran listrik dari PLN.

Saat ini tim Indosat masih terus memantau dan melakukan upaya untuk up site dengan menggunakan genset portable. Kendala saat ini akses ke site yang masih tertutup karena banjir.

Selanjutnya ada PT Hutchison 3 Indonesia, jaringan H3I secara keseluruhan masih aman dan masih dapat memberikan layanan yang baik kepada pelanggan. Terdapat beberapa site yang mati akibat pemadaman listrik PLN. Antisipasi yang dilakukan yakni tim operation melakukan mobilisasi portable genset.

PT Smartfren Telecom juga meraskaan dampak banjir ini. Jaringan Smartfren masih aman meskipun beberapa site terkendala masalah pada Rabu pagi, tapi karena semua site sudah dilengkapi baterai sebagai power supply cadangan dampaknya tidak begitu berpengaruh terhadap kualitas layanan. Saat ini pada Rabu malam, kondisi site Smartfren yang down tersebut sudah on services kembali.

Mereka juga mengerahkan tim teknis dan pemantauan sejak Rabu dini hari dan tetap disiagakan untuk antisipasi situasi dan kondisi ke depan. Selain itu, melakukan upaya backup menggunakan genset untuk menghindari gangguan jaringan pada pengguna.

Penyedia jaringan telekomunikasi di Tanah Air lainnya, yakni PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia turut terkena dampak. Jaringan net1 saat ini aman, lalu mereka telah mengerahkan genset di area pemadaman listrik. (Adv)

Editor : Tuty Ocktaviany