BRTI Belum Punya Aturan Khusus Terkait eSIM

Dini Listiyani ยท Sabtu, 07 September 2019 - 11:30 WIB
BRTI Belum Punya Aturan Khusus Terkait eSIM

eSIM Smartfren (Foto: iNews.id/ Dini)

JAKARTA, iNews.id - Penggunaan teknologi eSIM di Indonesia sudah dimulai. Namun, sejauh ini belum ada regulasi yang mengatur terkait eSIM di Indonesia.

Menurut Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys, eSIM tidak memerlukan aturan secara khusus. Yang perlu diatur, kata Merza, adalah perkembangan eSIM yang beragam.

“Banyak skenario yang mungkin terjadi dengan eSIM. Jadi bukan eSIM yang diatur tapi turunan-turunannya atau layanan-layanan berikutnya dari model bisnis,” katanya saat dijumpai di Kota Kasablanka, Jumat 6 September 2019.

Diakui Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Setyardi Widodo, penggunaan eSIM bisa berpotensi mengubah model bisnis dan juga membuat industri lebih efisien di masa depan. Meski begitu, dia menuturkan masih belum mempunyai aturan khusus. 

“Kita belum menentukan hal-hal yang terkait dengan itu, kita baru mencerna,” katanya.

BRTI saat ini tengah concern dalam beberapa hal terkait eSIM. Misanya, registrasi dan teknis penggunaan eSIM seperti apa. 
Sejauh ini, operator seluler di Indonesia yang mendukung penggunaan eSIM adalah Smartfren.

Kemudian, smartphone yang mendukung eSIM di Indonesia saat ini baru perangkat Apple seperti iPhone XR, XS, dan XS Max. Smartfren percaya, akan ada perangkat lain yang menggunakan eSIM di masa depan.

"Nantinya pasti telepon lainnya juga akan memanfaatkan teknologi ini (eSIM). Kita ingin menjadi pionir lah, duluan," kata Merza.

eSIM adalah teknologi yang memungkinkan pengguna tidak memerlukan SIM Card fisik lagi. Karena sudah tanpa SIM card fisik pengguna juga akan dipermudah untuk membeli SIM via online atau website operator.

 


Editor : Dini Listiyani