Hadapi Ramadan dan Lebaran 2020, Ini Persiapan XL Axiata

Dini Listiyani ยท Rabu, 22 April 2020 - 17:30:00 WIB
Hadapi Ramadan dan Lebaran 2020, Ini Persiapan XL Axiata
I Gede Darmayusa (foto: Screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas komunikasi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran diprediksi terus meningkat. Apalagi, pemerintah sekarang sudah mengeluarkan larangan mudik.

XL Axiata memprediksikan kenaikan trafik layanan selama Ramadan dan Lebaran dibanding hari-hari normal. Untuk layanan data diperkirakan akan naik sekitar 15-20 persen, percakapan 5 persen, dan SMS trafiknya relatif stabil.

Guna mendukung kenyamanan masyarakat dalam berkomunikasi selama Ramadan dan Lebaran, XL Axiata melakukan sejumlah kesiapan seperti dengan menambahkan kapasitas jaringan. XL Axiata berencana akan menambah 4.000 site kapasitas dan perluasan jaringan dalam waktu dekat ini.

“1.400 sudah diselesaikan bulan ini dalam penambahan kapasitas. Kita siapkan lagi 4.000 site yang akan kita mulai minggu depan kita deploy untuk memastikan silahturahmi online bulan puasa sampe lebaran bisa dilakukan dengan nyaman oleh semua orang,” kata Plt Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa saat konferensi online, Rabu (22/4/2020).

Selain itu, XL  Axiata menambahkan fiber dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. XL Axiata juga akan melakukan penembahan core system data service dan upstream 100 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kesiapan XL Axiata lain adalah melakukan modernisasi BTS yang belum 4G. Hingga akhir tahun, modernisasi BTS 4G direncanakan rampung 100 persen.

“Rencananya semuanya akan selesai di 2020, 95 persen harusnya selesai sebelum lebaran, sisanya 5 persen site-site remote yang transmisinya kita coba tambahkan kapasitasnya dulu,” ujarnya.

Kondisi Ramadan dan Lebaran 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, XL Axiata memfokuskan Mobile BTS (MBTS) mereka ke rumah sakit darurat Covid-19.

“Kita lakukan optimalisasi di sarana gugus depan Covid-19. MBTS terus ditambah. Kalau dulu lebih banyak ke daerah wisata sekarang fokuskan MBTS di residensial atau rumah sakit darurat yang dibuat pemerintah,” katanya.

 

Editor : Dini Listiyani