Indonesia Dorong 4,4 Juta Pelaku Retail dan e-Commerce Tumbuh
JAKARTA, iNews.id - Indonesia mendorong pertumbuhan 4,4 juta pelaku retail dan e-commerce melalui penguatan akses terhadap produk, supplier, pengetahuan industri, serta peluang bisnis. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui ajang Global Sources Indonesia (GSI) yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai mitra bisnis.
Global Sources Indonesia akan menghadirkan sekitar 800 booth yang menawarkan produk dan peluang sourcing dari sejumlah kategori ritel utama. Pameran yang berlangsung selama tiga hari ini diperkirakan menarik sekitar 22.000 pengunjung.
Produk yang ditampilkan mencakup elektronik, peralatan rumah tangga dan dapur, hadiah dan souvenir, serta peralatan olahraga. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi retailer, distributor, pemilik brand, online seller, dan pelaku bisnis lainnya untuk menemukan produk baru dan bertemu dengan supplier.
“Pasar ritel Indonesia sangat dinamis, dengan kebutuhan dan preferensi konsumen yang terus berkembang. Bagi pelaku usaha, kemampuan untuk menemukan produk baru, supplier yang tepat, serta mendapatkan insight mengenai perkembangan pasar menjadi semakin penting,” ujar Toerangga Putra, presiden direktur PT Adhouse Clarion Events sebagai penyelenggara Global Sources di Indonesia dalam keterangan pers, Jumat (11/9/2026).
“Global Sources Indonesia hadir untuk memfasilitasi koneksi tersebut, sekaligus menciptakan ruang bagi pelaku bisnis untuk menemukan produk, berbagi pengetahuan, dan membuka peluang pertumbuhan baru,” katanya.
Dia menuturkan Selain sourcing produk dan supplier, Global Sources Indonesia juga memberikan perhatian pada edukasi serta peningkatan kompetensi pelaku industri ritel. Program tersebut dikemas melalui rangkaian konferensi dan workshop.
Retail Industry Conference Series LIVE akan menghadirkan praktisi dan ahli industri untuk membahas berbagai perkembangan yang membentuk industri ritel Indonesia. Topik yang dibahas mencakup perubahan perilaku konsumen, tren ritel, digital commerce, hingga strategi pengembangan bisnis. Global Sources Indonesia akan digelar di JICC Senayan pada 17-19 September 2026.
Sementara Retail Industry Workshop dirancang sebagai program pembelajaran praktis bagi retailer, pemilik brand, online seller, dan pelaku usaha lainnya. Program ini ditujukan untuk membantu meningkatkan keterampilan yang relevan dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin dinamis.
Dukungan terhadap Global Sources Indonesia juga datang dari sejumlah asosiasi industri, termasuk Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan The Entrepreneur Society (TES). Dukungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat koneksi antara pelaku usaha dengan produk, supplier, pengetahuan, dan peluang bisnis baru.
Ketua Hari Ritel Nasional 2026 (Aprindo), Yudi Hartono mengatakan bagi retailer, memiliki akses terhadap beragam produk dan memahami perkembangan tren pasar menjadi salah satu faktor penting untuk tetap kompetitif. "Global Sources Indonesia menjadi platform yang memberikan kesempatan bagi retailer untuk mengeksplorasi peluang produk baru, bertemu dengan calon mitra bisnis, serta mendapatkan insight yang dapat mendukung strategi bisnis dan ritel mereka ke depan,” ujar Yudi.
Founder The Entrepreneur Society (TES) Klemens Rahardja menyebutkan, pelaku usaha saat ini membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap produk. Mereka juga memerlukan pengetahuan, networking, dan kemampuan mengenali peluang lebih awal.
“Entrepreneur saat ini membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap produk. Mereka membutuhkan pengetahuan, networking, dan kemampuan untuk mengenali peluang lebih awal. Global Sources Indonesia mempertemukan berbagai elemen tersebut dengan memberikan akses kepada entrepreneur terhadap produk baru, insight industri, serta pembelajaran praktis yang dapat membantu mereka mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat,” ujarnya.
Editor: Dani M Dahwilani